ROHUL – Demi memastikan seluruh proses keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Kabupaten Rokan Hulu tahun 1446 H/2025 M berjalan dengan lancar dan aman, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Pemkab Rohul) menggelar rapat teknis yang dilaksanakan pada Senin (5/4/2025) di Lantai III Kantor Bupati Rokan Hulu. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, Syafaruddin Poti, SH.MM.
Rapat teknis ini dihadiri oleh sejumlah unsur penting seperti Asisten I dan II Sekretariat Daerah Rokan Hulu, perwakilan dari Polres Rokan Hulu, Kabag Kesra, Kementerian Agama Kabupaten Rokan Hulu, Dinas Perhubungan, Satpol PP, dan sejumlah instansi lainnya.
Dalam arahannya, Wakil Bupati menekankan pentingnya sinergi antarsektor demi memastikan seluruh aspek teknis keberangkatan CJH terkelola dengan baik. Salah satu poin krusial yang menjadi sorotan adalah penetapan lokasi titik kumpul para calon jemaah sebelum diberangkatkan menuju embarkasi.
"Para jemaah akan berkumpul terlebih dahulu di Masjid Islamic Center Pasir Pengaraian. Di sana, seluruh perlengkapan dan dokumen, termasuk paspor, akan diperiksa secara menyeluruh sebelum dimasukkan ke dalam bus," ujar Wabup.
Setelah melalui proses pemeriksaan di Islamic Center, para jemaah akan diberangkatkan menuju Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian. Dari bandara tersebut, CJH akan diterbangkan menuju Batam sebagai titik awal embarkasi internasional menuju Tanah Suci.
Tahun ini Kabupaten Rokan Hulu memberangkatkan 439 jemaah. Para jemaah ini dibagi ke dalam tiga kloter, yakni Kloter 9 sebanyak 344 orang, Kloter 11 sebanyak 101 orang, dan Kloter 15 sebanyak 14 orang.
"Kita juga harus mengantisipasi kedatangan keluarga yang ikut mengantar. Ini penting, karena jumlah pengantar biasanya bisa berkali lipat dari jumlah jemaah. Maka dari itu, petugas parkir, keamanan, serta tim teknis lainnya harus bekerja dengan penuh kesiapan dan tanggung jawab," Tambah wabup.
Dengan adanya rapat teknis ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan keseriusan dalam melayani dan memastikan kelancaran keberangkatan para tamu Allah. Semua pihak diminta untuk saling berkoordinasi dan bekerja dengan profesional demi menjaga kelancaran, keamanan, dan kenyamanan jemaah.***

