INHU - Dampak dari banjir yang berkepanjangan yang melanda area perkebunan petani plasma di Sekuyam, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, para petani kesulitan untuk mengeluarkan hasil panennya.
Bahkan untuk memanen buah sawit saja susah akibat masih tergenangnya air di area perkebunan mereka.
Akibat banjir dan curah hujan cukup tinggi diwilayah tersebut semenjak awal puasa lalu, jalananpun mengalami kerusakan dan sulit untuk dilalui, sehingga para petani hanya bisa berharap cuaca segera membaik dan dapat mengeluarkan hasil panen mereka.
Menurut salah seorang petani, Sugik, memang sekitar 2 bulan lebih ini petani sawit di perkebunan Sekuyam sangat memprihatikan, sebagian besar buah sawit mereka tidak bisa dikeluarkan akibat jalan rusak dan banjir.
" Buahpun banyak yang busuk dipohon tanpa bisa dipanen, walaupun bisa dipanen untuk membawa ke luar sangat sulit," keluhnya.
Mereka berharap, kejadian ini segera cepat berlalu, karena kami untuk biaya sehari-hari dan keperluan lainnya sangat tergantung kepada pohon dah buah sawit, ungkapnya.

