Dj Gi Selah! Salah Satu Program Pemkab Natuna yang Kini Terus Berjalan

Dj Gi Selah! Salah Satu Program Pemkab Natuna yang Kini Terus Berjalan
Kadisdukcapil Natuna, Ilham Kauli (foto:net)

Riaukarya.com- Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kabupaten Natuna, Ilham Kauli, menyebutkan di era kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda, tampak ada perubahan dalam bidang urusan pelayanan publik di dinas terkait.

Kata Ilham Kauli, sebagai buktinya adalah  Disdukcapil, berhasil meraih Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik dengan kualitas tertinggi oleh Ombudsman Republik Indonesia pada tahun 2022 lalu.

"Disini kita juga tidak bekerja sendiri kita menggandeng beberapa OPD, Kemenag, pihak kecamatan bahkan sampai ke pihak desa," ujar Ilham Kauli, di ruang kerjanya pada Rabu (21/08/2024).


"Apalagi kita ini berada di daerah kepulauan, ada beberapa kecamatan dan desa-desa yang letaknya jauh dari ibu kota dan kantor Disdukcapil. Nah untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat ini maka kami melakukan inovasi. Dan inovasi ini langsung ditanggapi oleh Bupati Natuna, dengan menerbitkan Perbup nya sehingga inovasi ini langsung bisa kami jalankan," tambahnya pula.

Di sisilain kata Ilaham Kauli, salah satu contoh kepedulian Bupati Wan Siswandi, terhadap peningkatan pelayanan publik di bidang kependudukan adalah melalui program Pelayanan sehari mesti jadi (Pelanduk Bersemedi) yang di luncurkan oleh Disdukcapil.

"Saya ingat betul pas progam ini kami sampaikan ke pak bupati beliau begitu bersemangat dan meminta kami agar langsung menjalankan program tersebut," beber dia.

Progam Disdukcapil Jelita Pergi ke Sekolah (DJ Gi Selah) Progam ini dikeluarkan dengan pertimbangan dari jumlah penduduk Kabupaten Natuna yang berjumlah sekitar 84 ribu jiwa, lebih kurang 2 persennya belum memiliki KTP itu adalah usia sekolah.

"Dari hasil diskusi kita bersama pak bupati lahirlah progam ini yang tujuannya adalah disamping melakukan perekaman dan pelayanan penerbitan KTP El di sekolah, kami juga memberikan sosialisasi di sekolah yang berkaitan dengan kebijakan pusat maupun pemerintah daerah terkait dengan administrasi kependudukan," paparnya.

Dari berbagai inovasi-inovasi tersebut, Ilham Kauli menyebutkan dari tahun-tahun sebelumnya Dukcapil Natuna dalam penilaian baik dari Ombudsman maupun Menpan RB dengan nilai yang relatif sedang namun ketika di bawah kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda Dukcapil terus bergerak memberikan pelayanan sehingga berhasil meraih nilai dengan kualitas tertinggi.

"Namun memang dalam pelaksanaan pelayanan kami masih ada kelemahan dan kekurangan. Kami bersama pak Bupati masih terus berupaya memperbaiki kualitas pelayanan ini melalui evaluasi-evaluasi yang dilakukan oleh Ombudsman RI maupun Menpan RB serta melalui kotak saran dari masyarakat guna bisa memberikan pelayanan yang baik, prima, berkualitas dan memudahkan masyarakat," tutupnya. (RK/Zani).

Berita Lainnya

Index