Kerja Nyata! Meski Anggaran Sulit Pemkab Natuna Cari Peluang untuk Memajukan Anak Daerah

Kerja Nyata! Meski Anggaran Sulit Pemkab Natuna Cari Peluang untuk Memajukan Anak Daerah
Bupati Natuna, Wan Siswandi, (kiri) dan Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda (kanan)).

Riaukarya.com. Natuna - Kendati minimnya anggaran beberapa tahun ini, Bupati dan Wakil Bupati Natuna, Wan Siswandi dan Rodhial Huda tetap mencari celah bagai mana  agar bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) anak-anak di perbatasan ini.

Kenyataanya berbagai agenda untuk membangun Natuna, telah direncanakan tidak berjalan mulus. Pasalnya wabah covid 19 telah melanda ke seluruh dunia, berakibat Anggaran Pendapatan Belanja Daerah  (APBD) Kabupaten Natuna, yang awalnya diatas satu Triliun Rupiah turun secara  drastis.

Salah satu agenda besar yang sudah berjalan melalui peningkatan kualitas pendidikan formal dengan memberikan beasiswa kepada anak-anak daerah yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi.

Seperti yang telah diutarakan Bupati Natuna, Wan Siswandi, beberapa waktu lalu bahwa generasi muda adalah estafet pembangunan yang akan mewarisi roda kabupaten.

Sehingga tanggung jawab sebagai Bupati Natuna, adalah mempersiapkan generasi yang unggul dan berkualitas untuk membangun Natuna, kearah yang lebih baik ke depannya.

Sesuai data yang diperoleh  dari Bagian Kerjasama Pemkab Natuna, ada 10 universitas yang sudah terjalin kerjasama dibawah kepemimpinan Wan Siswandi dan Rodhial Huda.

Berikut daftar Nama Universitas yang sudah MoU : 

1. Teknik Perkapalan Negeri Surabaya. 

2. Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas. 

3. Institut Teknologi PLN.

4. Sekretariat Jendral Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. 

5. Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan. 

6. Universitas Pertamina

7. Universitas Telkom

8. Politeknik Ketenagakerjaan 

9. Universitas Esa Unggul 

10. Politeknik Keuangan Negara.

Sebagai informasi tambahan, perdana pemerintah kabupaten Natuna, juga berhasil menjalin kerjasama dengan POLRI, rekrutmen khusus anak-anak daerah.

Dengan adanya kerjasama tersebut, dari 158 orang yang mengikuti tes, puluhan anak daerah natuna berhasil lulus menjadi Polri. (RK/zani)

Berita Lainnya

Index