Riaukarya.com. Natuna - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Natuna, Irlizar, minta kepada orang tua agar tidak bosan-bosan untuk mengawasi gerak-gerik anak di rumah.
Mengawasi gerak-gerik anak tidak berarti mengekang secara berlebihan. Akan tetapi disamping memberi pengawasan, anak juga diberi pengarahan sehingga anak tersebut bisa memahami.
Seperti pantauan Riaukarya.com, di waktu malam hari tidak sulit untuk ditemukan anak-anak muda khususnya masih pelajar berkeliaran pada jam belajar malam.
"Kita tetap melakukan patroli, namun orang tua tetap berperan penting dalam hal ini," ucap Irlizar, kepada wartawan di Kantor Satpol PP Ranai, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Senin (10/6/2024) Siang.
Berbicara kenakalan remaja kata Irlizar, pada umumnya akibat kelalaian orang tua. Oleh karenanya anak merasa dirinya bebas pulang pergi dari rumah.
Irlizar berharap kepada orang tua, tetap waspada terhadap perilaku anak apalagi dengan kemajuan tekhnologi seperti sekarang ini.
"Anak-tampak bebas untuk bermain HP, nak jika tidak kita awasi bisa menjadi HP tersebut disalah gunakan," ujarnya.
Erlizar, mengaku pihaknya memiliki keterbatasan waktu dalam penertiban tempat-tempat tongkrongan anak muda yang ada di Natuna. Oleh sebab itu dalam upaya menjaga ketertiban bagi pelajar memang harus melibatkan semua pihak.
"Kalau dari kita saja gak cukup, tentunya melibatkan semua pihak," ujar dia.
Terkait hal tersebut, dari pihak Satpol PP Natuna, akan melakukan sosialisasi ke masyarakat agar bertambah pemahaman dengan permasalahan ini.
"Besok ada tim dari kita ke Pulau Tiga, untuk melakukan sosialisasi, nanti akan kita riliskan kegiatan itu agar kawan dari media bise membantu menyebar luaskan informasi terkait kegiatan itu," pungkasnya.(RK/ZANI)

