Gagal Raih Adipura, Kadis LHK Pekanbaru Salahkan Medsos

PEKANBARU - Kota Pekanbaru kembali gagal mendapatkan penghargaan kota terbersih, atau lebih dikenal penghargaan Adipura.
 
Sebagian masyarakat berpendapat, kegagalan ini dikarenakan masih berserakannya sampah di Kota Pekanbaru. Namun, ini dibantah oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (LHK) Kota Pekanbaru, Zulfikri.
 
Kepada bertuahpos.com, dia menjelaskan, penyebab gagalnya Kota Pekanbaru mendapatkan penghargaan Adipura, karena pemberitaan tak seimbang di media sosial.
 
Zulfikri menegaskan, pemberitaan negatif di media sosial perihal sampah berserakan, kemudian dikirim ke ibu menteri, menjadi faktor utama gagalnya Kota Pekanbaru meraih penghargaan itu tahun ini.
 
Hal ini membuat Zulfikri tidak mengerti dengan apa maksud dari pemberitaan tidak seimbang tersebut.
 
"Saya gak tahu ada kepentingan apa, kenapa dilaporkan ke ibu menteri? Padahal ketika saya pantau ke lapangan, sampahnya gak ada. Karena ada berita di medsos dan juga laporan dari LSM ke Ibu Menteri, maka gugurlah itu. Kalau tidak ada laporan pasti dapat Pekanbaru Adipura," tuturnya," kecewa Zulfikri.
 
Dia mengklaim, Kota Pekanbaru sebenarnya sudah hampir 99% mendapatkan penghargaan Adipura.
 
Ini dilihat dari diundangnya Kota Pekanbaru, untuk melakukan presentasi di hadapan dewan pertimbangan Adipura.
 
Dimana, setiap salah satu nominator yang masuk di dewan pertimbangan dan melakukan presentasi, adalah kota yang 99 persen akan mendapatkan Adipura.
 
"Kalau tidak diundang saat presentasi di dewan pertimbangan Adipura, jelas tidak dapat, jelas nilai kita saat melakukan sertifikasi rendah, tapi ini kita diundang, kok!" tegas Zulfikri.
 
Dirinya juga membuka secara terang-terangan bahwasanya di malam puncak pemberian penghargaan, dia mendapat laporan dari Dirjen, bahwasanya ibu menteri mendapatkan laporan negatif dari media sosial perihal Kota Pekanbaru.
 
"Pak Dirjen bilang langsung ke saya malam itu, tapi kan seharusnya buk menteri minta tim diverifikasi dulu beritanya apa benar atau tidak," ujarnya.
 
Dia beserta Dinas LHK Pekanbaru tidak ingin disalahkan atas gagalnya Pekanbaru mendapatkan Adipura.
 
Dinas LHK Pekanbaru telah bekerja dengan maksimal. Ini dapat dilihat dari jauh berubahnya kondisi Pekanbaru tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
 
"Perubahan apa yang harus dilakukan? Tidak ada! Kita sudah bagus! Seharusnya kita dapat kalau warga Pekanbaru mencintai Pekanbaru, caranya tidak memberikan berita tidak berimbang ke Ibu Menteri," tutup Zulfikri.
 
 
Sumber: bertuahpos.com






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar