Satu Kasus DBD di Natuna, Hikmat Minta Masyarakat Lakukan PSN dan 3M

Satu Kasus DBD di Natuna, Hikmat Minta Masyarakat Lakukan PSN dan 3M

Natuna- Pentingnya memahami gejala Demam Berdarah Dangue (DBD) bagi masyarakat agar dapat dilakukan penangan untuk menghindari dari kasus tersebut. 

Memang banyak penyakit yang dimulai dengan gejala demam, pentingnya memahami apa saja gejala yang menunjukan indikasi DBD, seperti demam tiba tiba.

Demikian dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Natuna, Hikmat Aliansyah, ketika dimintai tanggapan terkait kasus DBD.

Kata Hikmat, awal tahun 2024 ada satu kasus DBD yang kini sedang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna.

"Awal tahun ini ada satu kasus DBD, namun tahun 2023 lalu kasus DBD nihil di Natuna," ungkap Hikmat. Selasa (9/1/2024) pagi.

Melalui media ini, Hikmat menyampaikan imbauannya untuk masyarakat pada musim penghujan seperti sekarang ini biasanya populasi nyamuk makin meningkat.

Dengan demikian, untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk DBD maka perlu dilakukan gerakan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara menutup tampungan air, menguras tampungan air seminggu sekali dan mengubur barang-barang bekas (3M).

"Pihak kami terus melakukan sosialisasi tentang pencegahan DBD," pungkas Hikmat. (MK/Zani)

#RiauKarya.com

Index

Berita Lainnya

Index