Super Meriah, Yopi Disambut Ribuan Warga Paling Ujung Pulau Bengkalis

Bupati Inhu H. Yopi Arianto disambut ribuan warga paling ujung Bengkalis
BENGKALIS - H Yopi Arianto yang digadang-gadang akan ikut bertarung dalam Pemilihan Gubernur Riau tahun depan mendapat sambutan super meriah saat menghadiri silaturrahmi dan halal bihalal masyarakat Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, Kabupaten Bengkalis, Sabtu (15/7) malam.
 
Selain memasang umbul-umbul, masyarakat desa itu memasang obor di pinggir jalan. Saat tiba di lokasi acara, Yopi yang kini menjabat sebagai Bupati Indragiri Hulu (Inhu) disambut oleh lebih seribu warga.
 
Tak hanya itu, politisi muda Partai Golkar itu pun dikalungi bunga. Prosesi adat Melayu juga dilakukan. Yopi ditepung tawar oleh sesepuh dan tokoh masyarakat desa. Setidaknya ada tujuh sesepuh yang menepung tawar pria yang pernah mendapat penghargaan dari MURI sebagai bupati termuda tersebut.
 
Kemeriahan belum berhenti sampai di situ. Usai tepung tawar, penyambutan Yopi dilanjutkan dengan seni pencak silat. Suasana malam di Desa Sekodi pun terasa sangat semarak.
 
Tokoh masyarakat setempat, Anasri Fitria mengucapkan terimakasih atas kedatangan Yopi ke Desa Sekodi. "Kami sangat antusias atas kedatangan Bapak Yopi," ucapnya.
 
"Harapan kami, dengan kedatangan Bapak ke sini dapat melihat dan merasakan kehidupan kami yang merupakan desa paling ujung di Pulau Bengkalis," imbuhnya.
 
Dalam kesempatan itu, warga desa yang menjadi pembawa acara, Khairi membacakan pesan Pj Kades Sekodi yang berhalangan hadir karena sakit. "Kedatangan Pak Yopi merupakan anugerah yang diberikan ke desa kami. Atas nama masyarakat dan pemerintahan desa, kami akan selalu mendoakan Pak Yopi agar cita-citanya membangun Provinsi Riau dapat tercapai," sebutnya.
 
"Kami sangat bangga dengan Pak Yopi, seorang kepala daerah tapi masih mau menyempatkan diri mengunjungi kampung kami yang di pelosok ini," tambah Khairi.
 
Tokoh masyarakat Riau pesisir, Zulfan Heri menyebut Yopi memiliki komitmen yang kuat untuk membangun Riau. "Ini beliau buktikan bisa sampai ke sini," ucapnya.
 
Saat Zulfan menyebutkan bahwa usia Yopi 37 tahun, sontak warga desa riuh. "Mudanya," kata warga.
 
Sementara itu, Yopi yang datang dengan penampilan sederhananya, pakai baju kaos dan sandal jepit tampak terharu karena warga memberikan sambutan super meriah.
 
"Selama saya jadi bupati, baru kali ini saya ditepung tawari sampai tukuh kali oleh sesepuh dan tokoh masyarakat. Karena banyaknya warga, saya kira ini tadi acara di Inhu," ujarnya.
 
Yopi pun blak-blakkan terkait dengan penampilannya. "Beginilah saya, saya memang jarang pakai baju dinas, jarang pakai sepatu mengkilat. Saat berdinas, saya sering menggunakan motor trail. Pejabat saya juga harus pakai trail. Kenapa harus pakai trail? Karena saat ada jalan yang rusak, harus pejabat dulu yang merasakan, agar bisa dievaluasi dan diperbaiki," tukasnya.
 
Acara ini juga ditutup dengan meriah. Warga menghidupkan petasan sehingga membuat malam di desa itu semakin gegap gempita.***






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar