Kunjungi Kabupaten Siak

Bupati Yopi Ziarah Ke Makam Pendiri Kerajaan Siak Sri Indrapura dan Sultan Syarif Kasim II

SIAK - Bupati Indragiri Hulu (Inhu), H. Yopi Arianto melakukan kunjungan ke Kabupaten Siak, pada Kamis (13/7).
 
Diawali dengan salat dzuhur berjamaah di Masjid Raya Syahabuddin, selanjutnya bupati termuda di Riau ini berziarah ke Makam Sultan Syarif Kasim II yang berada di dalam pekarangan Masjid Raya Syahabuddin. 
 
Seperti diketahui, Yang Dipertuan Besar Syarif Kasim Abdul Jalil Saifuddin atau Sultan Syarif Kasim II lahir di Siak Sri Indrapura, Riau, 1 Desember 1893 – meninggal di Rumbai, Pekanbaru, Riau, 23 April 1968 pada umur 74 tahun.
 
Beliau adalah Sultan ke -12 Kesultanan Siak. Ia dinobatkan sebagai sultan pada umur 21 tahun menggantikan ayahnya Sultan Syarif Hasyim. 
 
Sultan Syarif Kasim II merupakan seorang pendukung perjuangan kemerdekaan Indonesia. Tidak lama setelah proklamasi dia menyatakan Kesultanan Siak sebagai bagian wilayah Indonesia, dan dia menyumbang harta kekayaannya sejumlah 13 juta gulden untuk pemerintah republik Indonesia.
 
Bersama Sultan Serdang dia juga berusaha membujuk raja-raja di Sumatera Timur lainnya untuk turut memihak republik. Namanya kini diabadikan untuk Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru.
 
Makam Syarif Kasim II  berada di tengah makam-makam lain. Makam Sultan Syarif Kasim II ditutup kain kuning yang menggantung dari langit-langit hingga menutup sebagian makam, menyisakan 10-15 cm saja dari dasar. 
 
Ada 4 makam yang berlokasi didekat makam  Sultan Syarif Kasim II, yakni Permaisuri I Tengku Agung (mangkat 1929), Pangeran Tengku Embong ayah dari Permaisuri Tengku Agung, Tengku Temenggung paman dari Sultan Syarif Kasim II, Syarifah Fadlon (mangkat 1987) istri ke-4 Sultan Syarif Kasim II, dan Tengku Mansoer bin Chalid yang bergelar Panglima Raja (mangkat 1991) yaitu anak sepupu Sultan Syarif Kasim II.
 
Kemudian, usai ziarah di makam Sultan Syarif Qasim II, Bupati Yopi melanjutkan ziarah ke makam pendiri Kerajaan Siak Sei Indrapura yaitu Raja Kecik yang bergelar Sultan Abdul Jalil Rahmat Syah putera Raja Johor (Sultan Mahmud Syah) yang berada di Desa Buantan Besar Kecamatan Siak.
 
“Ziarah ini sebagai rasa syukur kita, atas pendahulu dan sulthan-sulthan yang pernah membuat nama Siak menjadi sangat mashur. Kita sebagai generasi muda penerus bangsa tentu berkewajiban mendoakannya,” ujar Bupati Yopi usai ziarah. ***






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar