- Regional
- Rokan Hilir
Wabup Rohil Sulaiman Dampingi Asisten II Riau Job Kurniawan Panen Raya Padi
Abdul Arif Rusni
Rabu, 21 September 2022 - 21:31:08 WIB
Panen raya padi Budidaya Tanaman Sehat (BTS) di Kepenghuluan Mukti Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil, Rabu (21/9).
ROHIL - Dampingi Asisten ll Setdaprov Riau Job Kurniawan, Wakil Bupati Rohil H Sulaiman hadiri panen raya padi Budidaya Tanaman Sehat (BTS) di Kepenghuluan Mukti Jaya, Kecamatan Rimba Melintang, Kabupaten Rohil, Rabu (21/9/2022).
Panen raya padi itu juga dihadiri Kadis Pertanian Riau Hendra Irawan, Pasi Intel Kodim 0321 Rohil Kapten Arh Iswandi, Plt Camat Rimba Melintang H Sukirman SAg, Penghulu Mukti Jaya Yohono serta masyarakat petani dan kelompok tani di wilayah Kepenghuluan Mukti Jaya.
Wakil Bupati Rohil dalam sambutannya menyampaikan agar Camat secara terus menerus memperhatikan produksi padi di Kecamatan Rimba Melintang dan meminta para petugas PPL senantiasa memberikan edukasi agar pertanian tetap eksis.
Panen raya ini sebut Wabup, merupakan salah satu contoh pertanian yang tidak menggunakan pupuk kimia yang harus dipromosikan kedepannya, agar pertanian di Kabupaten Rohil tidak menggunakan pupuk kimia.
Kecamatan Rimba Melintang sendiri jelasnya, memiliki lahan pertanian seluas 949 hektare dan melaksanakan panen sebanyak dua kali dalam setahun.
"Pemkab Rohil sendiri senantiasa berupaya agar indeks pertanian dipertahankan bahkan harus ditingkatkan," paparnya.
Berbagai sektor pertanian di Kabupaten Rohil kata Wabup, terus meningkat dan dikembangkan seperti kedelai dan jagung hibrida.
Namun ungkap Wabup, selama ini ada berbagai persoalan yang terjadi dalam produksi hasil pertanian masyarakat. Dimana hasil padi masyarakat Rohil dibeli para tengkulak dari luar daerah dan kembali lagi ke Rohil dalam bentuk beras dan menjadi merek luar.
"Permasalahan lain yaitu tentang akses menuju lahan pertanian yang masih kurang, sehingga cost-nya tinggi dan peralatan pertanian kita juga masuk kurang memadai," terangnya.
Dalam kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada para petani padi yang hingga saat ini masih terus eksis dalam mengelola pertanian.
Asisten ll Setdaprov Riau Job Kurniawan yang mewakili Gubernur Riau dalam sambutannya mengatakan, pertanian menjadi penyumbang terbesar dalam rangka menekan tingkat inflasi yang melanda secara global.
Job Kurniawan menyebutkan, kedepannya lahan sawah akan di SK-kan oleh Menteri menjadi lahan sawah dilindungi dengan harapan agar tidak berubah fungsi.
"Tingkat inflasi kita Riau saat ini sudah menurun dengan meningkatnya produksi tanaman cabai," ucapnya.
Menurut data statistik, lanjutnya, 100 sampai 120 hektare lahan sawah merupakan lahan alih fungsi, sehingga upaya meningkatkan produksi padi yaitu menambah luas lahan tanam dan dukungan alsinta serta bibit berkualitas.
"Upaya kedua seperti yang kita lakukan hari ini yaitu budidaya tanaman sehat. Kemudian upaya lainnya petani akan dibuat secara berkelompok agar memudahkan pemerintah dalam mengorganisir para petani demi meningkatkan kwalitas dan kwantitas produksi," pungkasnya.
Pilihan Redaksi
IndexCatat Sejarah di Jambi, Enam Guru PPPK Resmi Dilantik Menjadi Kepala Sekolah
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Sepanjang 2025, BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 2.707 PMI Bermasalah dari Malaysia
Api Berhasil Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat dan Pemulihan Operasional
Selasa Pagi, PLTA Koto Panjang Buka Dua Pintu Spillway Pukul 10.00 WIB
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Regional
Jaga Mutu Layanan di Seluruh Wilayah, PT Patra Drilling Contractor Sertifikasi Koki dan Baker
Sabtu, 31 Januari 2026 - 16:09:07 Wib Regional
Masyarakat Adat Melayu Rantau Kasai Tolak Dugaan Adu Domba oleh PT Agrinas
Sabtu, 31 Januari 2026 - 15:11:40 Wib Regional
Program Makan Bergizi Gratis di Duri Disorot, Warga Temukan Makanan Tak Layak
Jumat, 30 Januari 2026 - 23:04:58 Wib Regional
Komitmen Keselamatan Tanpa Kompromi, PDC Gelar Training One SIKA untuk Frontliner
Jumat, 30 Januari 2026 - 16:30:58 Wib Regional

