Di Duga Dana BLT Reguler Habis Kades Desa Sungai Alah Kabur Dan Tidak Bertangungjawab.

Di Duga Dana BLT Reguler Habis Kades Desa Sungai Alah Kabur Dan Tidak Bertangungjawab.

KUANSING - Bansos Reguler merupakan  Program Pemerintah untuk Penanganan Kemiskinan dan meningkatkan kualitas SDM Meskipun tidak adanya Pendemi Covid 19.

Lain halnya terjadi pada Desa Sungai Alah Kecamatan Hulu Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi puluhan KPM masyarakat Penerimaan Bantuan Reguler sampai saat ini belum menerima bantuan tersebut dikarenakan kepala desa M Rizal belakangan ini pergi meninggalkan Desanya dan keluarganya, dan di duga membawa uang BLT  tersebut.

Berawal dari keterangan salah seorang ibu yang bernama Asrianis menyebutkan kepada awak media bahwa uang untuk bantuan yang seharusnya sudah kami terima beberapa Minggu yang lalu sampai saat ini belum diterima di karenakan kepala Desanya sampai saat ini tidak berada di Desa,  dalam waktu belakangan ini, hal ini menghambat untuk kami yang menerima bantuan tersebut, seharusnya sebagai kepala Desa memprioritaskan masyarakat Desanya segala permasalahan di desa, setelah itu baru urusan  pribadi, kan dia nya di gaji dari anggaran desa, jadi harus bekerja secara maksimal untuk desa ini malah bulan sebaliknya ujar Asrianis di telpon selulernya. Minggu (18/9 2022)


Asrianis juga sangat  menyayangkan atas kepergian Kepala Desa, sebanyak  33 Orang KPM sampai hari ini tidak dan belum menerima Dana Bantuan tersebut, padahal di desa lain semuanya sudah menerima,  kenapa uang bantuan tersebut di bawa ke luar kota, tidak diserahkan saja kepada perangkat untuk membagikan Masih ada  bendahara ataupun sekdes, ataukah uang tersebut di pakai dulu untuk keperluan pribadinya Ujar Asrianis kembali bertanya.

Dengan berbekal informasi tersebut awak media mendatangi ke Desa Sungai Alah dan menjumpai Sekdes Desa Sungai Alah Sorgani membenarkan hal tersebut diatas bahwa dana untuk pembayaran Bantuan Sosial Langsung Tunai Reguler memang benar sudah kami terima pada tanggal (08/09/2022) yang lalu, kami bersama Kepala Desa serta Bendahara untuk menjemput uangnya ke Taluk Kuantan atau Ke Bank Riau sebanyak Rp 46 juta untuk 33 Penerima Bantuan Reguler, setelah uang diterima dari bendahara pak kades menyarankan dirinya untuk membawa uang tersebut pulang ke Desa Sungai Alah dengan alasan untuk menjaga keamanan,

" Biar saya aja yang bawa uangnya, kalian pakai motor ( roda Dua) nanti tidak aman dijalan, ujar Sorgani menirukan perkataan pak Kades ketika itu. e... Tak taunya pak kades ya langsung ke Pekanbaru dan tidak pulang sampai saat ini.

Sudah beberapa kali kami menghubungi pak Kadesnya tidak pernah diangkat telponnya, dan  komunikasi terakhir bersama pak kades itu menyebutkan akan pulang dalam beberapa hari ini karena berada di
Jakarta,  dan akan menyelesaikannya, tapi sampai saat ini tidak ada komunikasi lagi sementara masyarakat disini sudah tidak sabar lagi dan semua kemarahan masyarakat tertuju kepada saya, sampai kuping saya panas pangkas Sargoni

Terakhir saat di minta menghubungi Kepala Sungai Alah,  melalui telpon Kepala Desa Inuman Kecamatan Hulu Kuantan Ingga, karena sudah beberapa kali dihubungi tidak menjawab telponnya akhirnya terhubung juga, dan membenarkan permasalahan yang terjadi di Desanya tersebut terkait dengan Uang BLT tersebut dengan alasan Bahwa dalam penggarannya  kemarin sebanyak 30 KPM tapi yang menerima pada tahap ini sebanyak  33 Kepala Keluarga.

" Awalnya dari Desa kami menganggarkan Sebanyak 30 orang tapi ada penambahan dan untuk penambahan yang 3 orang tersebut belum bisa kami penuhi, kalau kami bagikan pasti mengakibatkan keributan diantara masyarakat, jadi sambil menunggu tambahannya yang tiga tersebut baru kami bagikan papar rizal.

Saya akan selesaikan secepatnya tunggu saya pulang dalam beberapa hari ini saya saat ini berada di Jakarta, maaf ya kak saya tidak bisa angkat telpon kakak kemarin saya di perjalanan hp saya pakai karena saya memakai Google Maps petunjuk jalan mengakhiri pembicaraannya. 

#Kuansing

Index

Berita Lainnya

Index