KUANSING - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan bocah Raffa (9 thn) dalam keadaan terapung dan meninggal dunia di Sungai Batang Kuantan, Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi Rabu (17/8/2022) sekitar pukul 06.30 WIB pagi.
Kepolsek Benai Iptu Donald Jhonson Tambunan, SH , mengatakan, upaya pencarian bocah ini dilakukan setelah 3 hari hilang tenggelam di Sungai Batang Kuantan
"Tim SAR gabungan menemukan korban 1 kilometer ke arah hilir dalam keadaan meninggal dunia. Korban sudah dievakuasi dan dibawa ke rumah duka," kata Donald.
Tim SAR pada pukul 06.00 WIB, melakukan pencarian korban di sekitar Last Know Position (LKP) dengan menggunakan rubber boat, UWSD, aqua eye.
"Sebelum ditemukan tim SAR melakukan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 6 kilometer," jelasnya.
Upaya pencarian korban melibatkan tim SAR gabungan yang terdiri dari 7 personel tim Rescue Kansar Pekanbaru, 4 personel Polsek Benai, 10 personel BPBD Kuansing, 10 personel tim Tagana Kuansing, 2 orang tim medis dari PMI Kuansing serta 25 orang masyarakat tempatan.
Sebelumnya diberitakan, Iptu Donald Jhonson Tambunan, SH Minggu (14/8/2022) sekitar pukul 20.07 WIB, tim Kapolsek Benai dan SAR gabungan mendapatkan informasi dari Anggota Kapolsek Benai bahwa sekitar pukul 17.00 WIB, terjadi kondisi membahayakan manusia dengan korban 1 orang bocah berusia 9 tahun bernama Raffa yang tenggelam saat mandi di Sungai, Desa Talontam, Kecamatan Benai, Kabupaten Kuantan Singingi.
Dikabarkan bahwa pada saat itu, sekitar pukul 15.30 WIB, korban tengah mandi di sungai kemudian uang korban terjatuh.
"Saat itu korban berusaha untuk mengambil uangnya namun tanpa sadar terbawa arus dan tenggelam, proses pencarian dilakukan oleh Pihak TNI-Polri bersama warga setempat, termasuk dari Tim SAR, BPBD. Hingga korban bisa ditemukan, Pagi ini " Tutup Iptu Donald Jhonson Tambunan SH

