INHU - Bupati Indragiri Hulu, Rezita Meylani Yopi, SE didamping Asisten Administrasi Umum, Dra. Hj. Erlina Wahyuningsih, M.IP menyambut hangat kunjungan silaturahmi Kepala Balai TNBT Fifin Arfiana di ruang kerja Bupati Indragiri Hulu, pada Senin siang (4/4/2022).
Dalam silaturahmi tersebut dibahas diantaranya terkait hewan liar yang meresahkan beberapa tempat seperti gajah liar yang sedang berkeliaran di Kecamatan Rengat.
Kepala Balai TNBT, Fifin Arfiana menjelaskan, gajah tersebut adalah gajah jantan yang beranjak dewasa yang bersaing dengan gajah jantan dewasa lainnya dan tidak diterima di kelompoknya.
“Solusi untuk menghadapi gajah liar tersebut agar tidak menimbulkan korban, jangan dilawan atau diusir, tapi cukup dengan menghindar, karena kita belum tau karakternya. Jika dia merasa terancam akan bisa membahayakan masyarakat itu sendiri,” jelas Fifin.
Selain itu, pada kesempatan tersebut juga dibahas tempat wisata alam dan rencana pengelolaannya, tentang peraturan-peraturan dan izin pengeksposan ke media.
“Masalah sarana dan prasarana lainnya, seperti jalan hanya dibutuhkan perbaikan sedikit, agar tidak mengubah kealamian serta lingkungannya serta tempat tinggal wisatawannya diarahkan ke rumah-rumah warga itu sendiri yang hanya butuh renovasi saja, maka rumah-rumah warga tersebut bisa disewakan,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Inhu Rezita Meylani Yopi pada silaturahmi tersebut juga sempat membahas kembali program air nira dan madu asli dari Suku Talang Mamak yang diolah menjadi gula aren dan sebagainya.
Bupati perempuan termuda di Indonesia ini berharap sebelum jalan tol selesai, tempat-tempat wisata di Kabupaten Inhu sudah terealisasi karena Inhu termasuk tempat strategis yang dilalui oleh jalan tol tersebut.
“Hal ini dapat menjadi tempat singgah dan tujuan orang luar untuk berkunjung ke Kabupaten Indragiri Hulu yang juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat disekitarnya,” harap Bupati yang dikenal ramah dan tegas ini.***

