PEKANBARU – Dalam rangka peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-58 Tahun 2022 dengan tema “Pemasyarakatan PASTI dan BerAKHLAK mewujudkan Indonesia Maju”, Direktorat Jenderal Pemasyarakatan melaksanakan rangkaian acara yang dimulai pada 11 Maret 2022 sampai dengan 27 April 2022. Salah satunya adalah kegiatan donor daraah yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, Kamis (28/3).
Kanwil Kemenkumham Riau bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru mengajak seluruh jajaran baik Pemasyarakatan maupun Imigrasi untuk menyumbangkan darahnya bagi kemanusiaan. Dan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Kemenkumham Riau, Mhd. Jahari Sitepu yang didampingi Kepala Divisi Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, kegiatan amal ini tampak sangat diminati pegawai. Rombongan dari masing-masing satuan kerja di Pekanbaru mulai berdatangan mulai pukul 08.00 WIB.
“Kegiatan donor darah dalam rangka HBP Ke-58 ini merupakan wujud kepedulian terhadap sesama dan wujud solidaritas sosial serta merupakan bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena masih diberikan kesehatan. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah berpartisipasi, semoga bermanfaat dan mendatangkan keberkahan bagi Kemenkumham yang sangat kita cintai ini,” kata Jahari.
Kepala Divisi Administrasi, Achmad Brahmantyo Machmud menjadi insan Kemenkumham Riau pertama yang mendonorkan darahnya, kemudian disusul pegawai lainnya dengan antrian yang menerapkan protokol kesehatan. PMI Pekanbaru memulai alur pelaksanaan donor darah dari cek HB (Haemoglobin), cek golongan darah, cek tensi dan konseling dokter, proses pengambilan darah, dan penyelesaian administrasi serta pemberian vitamin.
Tingginya minat ASN membuat kantor Kanwil Kemenkumham Riau dibanjiri peserta kegiatan. Panitia pun tak henti-hentinya menyampaikan pesan agar peserta tetap disiplin meneraapkan protokol kesehatan. Terpantau sebanyak 350 ASN Kemenkumham Riau yang mendaftar untuk mengikuti kegiatan donor darah ini, namun setelah melalui proses screening hanya 343 orng saja yang dapat menyumbangkan darahnya. Kedepannya, Kemenkumham Riau akan berusaha melaksanakan kegaiatan kemanusiaan ini karena selain untuk menyehatkan tubuh, juga dapat menolong sesama yang membutuhkan.

