INHU - Kasus sengketa lahan antara masyarakat desa Alim Vs Kepayang Sari kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) Riau belum juga usai. Padahal, kasus itu terjadi sejak tahun 2009 silam. Dimana pada waktu itu masyarakat desa Alim mengaku lahan seluas 110 ha di garap pihak lain. Pihak tersebut adalah PT. Tasma Puja.
Kepala desa berganti Kepala desa, Camat berganti Camat bahkan Bupati juga berganti Bupati namun mediasi terus digodok dengan hasil mentah. Artinya, kasus sengketa lahan tersrbut hingga kini masih jadi benang merah antara warga desa Alim dan Desa Kepayang Sari.
Ditilik riwayatnya ternyata lahan yang diklaim berada di wilayah desa Alim tersebut digarap PT. Tasma Puja dari hasil penyerahan pihak desa Kepayang Sari mengingat kala itu terjadi sistem kerja sama pengelolaan lahan dijadikan plasma untuk masyarakat desa Kepayang Sari.
Merasa bosan mediasi ke mediasi melulu, pihak desa Alim pun menyatakan bakal menduduki lahan itu. Hal itu disampaikan oleh perwakilan pendamping kuasa hukumnya, Arbain. Disampaikan oleh Arbain, jika pihaknya telah berangkat ke area bermasalah, Kamis (24/2) sekira pukul 09.00 WIB.
" hari ini kami berangkat menduduki lahan " kata Arbain melalui sellulernya.
Tak mudah bagi Arbain mewakili hajat masyarat desa Alim. Sebab, di sisi lawan dalam hal ini nasyarakat desa Kepayang Sari pun tak tinggal diam. Bahkan melalui penyampaian salah seorang dari pihak desa Kepayang Sari menyatakan dengan keras jika hari itu bukan lagi agenda mediasi, melainkan perang.
" Bukan mediasi lagi bang, tapi perang !" cetus G saat menghububgi awak media ini Rabu (23/2) sekira pukul 20.WIB melalui telepon genggamnya.
Camat Batang Cenaku Triyatno S.ST saat dikonfirmasi awak media ini membenarkan jika hari itu akan ada acara pertemuan antara masyarakat yang berseteru selama lebih kurang 13 tahun itu. Sementara saat ditanya mengapa pertemuan di desa Batu Papan, Camat yang baru saja duduk menggantikan H. Masud ini mengatakan agar tempatnya netral.
Kapolsek Batang Cenaku Ipda. Asep Syaifurrahman S.Tr.K melalui Kanit Res Ipda. Awet Nainggolan SH membenarkan pihak desa Alim akan menduduki lahan persengketaan itu. Namun terkait psywar perang yang dinyatakan oleh salah seorang pihak desa Kepayang Sari ditanggapi santai olehnya.
" Waduh...kalo bahasa perang ini sdh ngeri kita Mas.." bunyi chatnya dilengkapi emoji tertawa.
" Hari ini mereka rencana mau menduduki lahan mas" imbuhnya lagi.
Menyikapi tanggapan keras dari G, Arbain hanya membalas pernyataan santai di depan awak media ini. Kata Arbain, wajar saja mereka juga ingin menang dalam kasus ini tentulah emosi.
"Saya hanya berharap ada malaikat menolong kami semua menunjukan jalan kebenaran agar para pihak yang punya wewenang dan kuasa atas masarakat tidak bimbang menentukan sikap " tutupnya.
- Viral
- Inhu
Sengketa Lahan
Desa Alim Duduki Lahan Sengketa - Lawan Sesumbar Perang
Rouf Azizi
Kamis, 24 Februari 2022 - 13:40:00 WIB
Warga desa Alim saat siaga pertemuan
#Inhu
IndexPilihan Redaksi
IndexCatat Sejarah di Jambi, Enam Guru PPPK Resmi Dilantik Menjadi Kepala Sekolah
Dana Desa 2026 Difokuskan untuk BLT, Ketahanan Desa, hingga Koperasi Merah Putih
Sepanjang 2025, BP3MI Riau Fasilitasi Pemulangan 2.707 PMI Bermasalah dari Malaysia
Api Berhasil Dipadamkan, TGI Utamakan Keamanan Masyarakat dan Pemulihan Operasional
Selasa Pagi, PLTA Koto Panjang Buka Dua Pintu Spillway Pukul 10.00 WIB
Tulis Komentar
IndexBerita Lainnya
Index Viral
Andrigo Masuk 21 Penerima 100 CTFP Indonesia Award 2025, Konsisten Angkat Musik Melayu untuk Aksi Kemanusiaan Global
Senin, 22 Desember 2025 - 09:48:13 Wib Viral
Sumur Bor Warga Desa Danau Tiga Bawa Berkah, Air Mengalir Deras Tanpa Bantuan Mesin
Rabu, 19 November 2025 - 12:54:22 Wib Viral
Jenazah Tanpa Identitas di Perairan Kuala Selat Teridentifikasi sebagai Bahtiar bin Darkasi
Jumat, 17 Oktober 2025 - 09:57:47 Wib Viral
Sudah 23 Hari Ali Azhar Menghilang, Sang Ibu Hanya Ingin Anak Pulang
Kamis, 16 Oktober 2025 - 18:51:17 Wib Viral

