Sampan IPK Menerjang Banjir

Banjir di Inhu Mengundang Bakti Ikatan Pemuda Karya

Ketua DPD - IPK Inhu Hendrik Marbun saat bersama ibu ibu korban banjir di desa Kelesa

INHU - Ada sampan ditengah banjir di Inhu. Ya, ini istilah. Kata kata itu dikeluarkan oleh sejumlah korban banjir musiman di beberapa wilayah di kabupaten Indragiri Hulu baru baru ini ketika sejumlah insan-insan Ikatan Pemuda Karya Inhu bergerak memberikan santunan kepada mereka. Siapa sampan-sampan itu ?

Banjir musiman yang banyak melumat sebagian wilayah di kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) mengundang naluri berbagi. Seperti apa yang sudah dilakukan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Inhu baru baru ini.

Nampak ketua DPD-IPK Inhu Hendrik Marbun terjun langsung mengomandoi kegiatan santunan kepada para korban banjir tersebut. Dimana diketahui sudah beberapa wilayah terlanda banjir dan dikucur santunan IPK itu diantaranya adalah desa Sungai Akar kecamatan Batang Gansal dan desa Kelesa kecamatan Seberida.

Bahkan menurut Ketua DPD - IPK Inhu Hendrik Marbun saat dikonfirmasi awak media ini mengaku jika santunannya itu bakal merambah ke wilayah Kecamatan Batang Cenaku, besok atau lusa. Hanya saja ketua yang selalu punya senyum simpul ini mengatakan santunan ke Batang Cenaku tengah menunggu hasil koordinasi Sekjen IPK Inhu, Pati Simanjuntak bersama ketua PAC-IPK Batang Cenaku Budiyono.

"Besok atau lusa kami kesana, namun kami meminta ketua Budi untuk segera melaporkan data, dimana saja para korban itu," kata Hendrik, Selasa (11/1/2022) saat usai memberikan santunan banjir kepada sejumlah korban di desa Kelesa kecamatan Seberida sekira pukul 10.00 WIB.

Pentolan insan IPK Inhu yang memiliki mantan Bupati Inhu, Yopi Arianto sebagai penasehatnya itu juga mengatakan kepada para korban banjir jika santunan hanyalah sekedar wujud perhatian pihaknya. Dimana musibah banjir yang saat ini dialami warga telah mengetuk hatinya sehingga apalah daya ia berfikir mesti terjun dan melihat langsung dari jarak dekat.

"Jangan dilihat jumlah dan bentuknya ya Ibu, tapi inilah yang bisa kami berikan. Semoga bisa membantu dan yang lebih berarti adalah doa kami selalu bersama ibu ibu, jangan sedih tapi tabah dan mari bergembira bersama kami," ujar Hendrik sembari menggandeng pundak paran korban banjir di desa Kelesa hingga berhasil dijepret wartawan.

Perjalanan serupa dari IPK Inhu sebelumnya juga telah menyeberangi banjir di desa Sungai Akar. Dimana di desa itu justru banjir begitu berbeda dari tahun biasanya. Menurut ketua DPD - IPK Inhu Hendrik Marbun mengatakan jika banjir di desa itu adalah banjir terparah sepanjang tahun yang ia lihat.

"Biasanya tak separah itu. Ini ketinggian air merangsek masuk hingga separuh pintu rumah penduduk," tuturnya sembari menundukkan wajah kalemnya.

Saat ditanya apa saja bentuk santunan yang diberikan insan insan IPK Inhu, Hendrik yang akrab di sapa Ketua Marbun Mangga Dua itu mengatakan tidaklah banyak namun cukup membuat para korban banjir bisa tersenyum bersamanya, mie instan juga disediakan air bersih kepada puluhan korban banjir di desa Sungai Akar kecamatan Batang Gansal dan desa Kelesa kecamatan Seberida. Namun demikian Ketua mengungkapkan terimakasih banyak atas dukungan penasehat Yopi Arianto atas kegiatannya itu.

Sebab , jika mantan Bupati dua periode yang satu itu ia anggap seperti Sampan di Atas Banjir, " maaf artinya , beliaulah orangnya yang terus menerus memacu semangat kami agar kami tak lelah dalam memberi manfaat buat orang banyak, apapun dan sekecil apapun itu akan kami lakukan buat yang beginian," tutupnya.(by)






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar