Pantau Kondusifitas Masyarakat Kesbangpol Jalin Kemitraan Dengan Banyak Pihak

Kepala Kesbangpol Kuansing, Asnul, S.Pd.

TELUK KUANTAN - Sebagai mata telinga Pemerintah Daerah Kabupaten Kuantan Singingi yang bertujuan untuk mendukung terciptanya stabilitas keamanan daerah, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kuansing di tahun 2021 ini melaksanakan sejumlah program dan kegiatan strategis.

Program dan kegiatan yang dilaksanakan tersebut di antaranya melakukan peningkatan kepekaan, kewaspadaan dan kemampuan deteksi dini, melalui pemetaan daerah rawan konflik, seperti konflik sosial, konfilk agraria yang meliputi konflik tanah ulayat, tapal batas dan sebagainya.

Kemudian memantau sejumlah kegiatan yang terindikasi terorisme, penyakit masyarakat serta pengawasan orang atau lembaga asing yang ada di Kuansing.

Kepala Kesbangpol Kuansing, Asnul, saat wawancara (22/09/2021) dengan RiauKarya.com di ruang kerjanya pagi mengatakan bahwa dalam melaksanakan seluruh program dan kegiatan ini mereka bekerjasama dengan seluruh pihak yang terdiri dari berbagai unsur seperti Badan Intelijen Negara (BIN), Polres Kuansing, Kejaksaan Negeri Kuansing, TNI, tokoh masyarakat, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama, BNNK, tokoh pemuda, tokoh adat, ninik mamak dan lainnya.

Di samping terus melakukan pemantauan dan pendataan, menurut Asnul, pihaknya juga terus melakukan pembinaan, sosialiasai dalam memberikan wawasan kebangsaan kepada masyarakat.

"Intinya, kita di Kesbangpol ini terus melakukan pemantauan, monitoring terhadap kondisi serta isu terkini, dan itu selalu kita evaluasi yang kemudian kita laporkan kepada pimpinan untuk bahan pimpinan dalam mengambil kebijakan dalam mendukung terciptanya stabilitas keamanan daerah," ujar Asnul.

Sejauh ini kata Asnul, kondisi keamanan daerah di Kabupaten Kuansing cukup stabil. Namun demikian pihaknya terus memberikan pembinaan kepada masyarakat seperti ormas-ormas, LSM dan organisasi pelajar serta organisasi lainnya.

Kita sudah programkan melalui APBD untuk melaksanakan kegiatan pendidikan politik dan mensosialisasikan peraturan perundang-undangan mengenai pelaksanaan pileg, pilpres, dan pilkada yang mana sasaran kita, yaitu pemilih pemula di kalangan pelajar dan masyarakat pada umumnya," ujarnya.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar