Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Karang Taruna Rengat Gelar Pelatihan Untuk IRT

Tingkatkan Ekonomi Keluarga, Karang Taruna Rengat Gelar Pelatihan Untuk IRT
Para peserta pelatihan berfoto bersama usai acara
RENGAT - Karang Taruna Kecamatan Rengat menggelar pelatihan pembuatan tas sulam di Pendopo Kelurahan Sekip Hulu, Minggu (19/3/2017). Pelatihan yang diikuti 30 ibu rumah tangga dan remaja putri ini diharapkan mampu meningkatkan ekonomi keluarga, khususnya di Kelurahan Sekip Hulu.
 
Hadir sebagai narasumber Muhammad Candra Lesmana beserta anggota keluarganya yang merupakan pengerajin tas sulam dari Kecamatan Rakit Kulim. Turut hadir mahasiswa STIE Indragiri yang tengah melaksanakan kuliah kerja nyata.
 
“Awalnya kami hanya menargetkan peserta untuk 2 kelompok atau sekitar 20 orang. Tetapi yang hadir mencapai 30 orang, dan ini menunjukkan bahwa ibu-ibu dan remaja putri di Kelurahan Sekip Hulu sangat antusias untuk mengikuti pelatihan ini,” ujar Ketua Karang Taruna Kelurahan Sekip Hulu Joko Wardoyo.
 
Joko mengucapkan terimakasih kepada Karang Taruna Kecamatan Rengat yang telah memberikan kesempatan kepada Kelurahan Sekip Hulu untuk mengikuti pelatihan ini. Diharapkan setelah pelatihan, setiap kelompok mampu memproduksi sendiri tas sulam dan Karang Taruna Kelurahan Sekip Hulu akan membantu dalam proses penjualannya.
 
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kecamatan Rengat, Atpas Ferry menjelaskan bahwa pihaknya berupaya untuk membuka jalan bagi masyarakat, khususnya kaum ibu dan remaja putri agar mampu menambah penghasilan keluarganya dengan memproduksi tas sulam. Sebab di berbagai daerah di Indonesia, tas sulam sedang trend dan harganya cukup kompetitif.
 
“Harga satu tas sulam paling murah sekitar Rp 300 ribu dan paling mahal bisa mencapai Rp 1 juta rupiah, tergantung kerumitan dan kreasi yang dihasilkan. Karena itu memproduksi tas sulam ini sangat menjanjikan dan bisa dikerjakan sambil mengisi waktu luang di rumah,” tuturnya.
 
Ferry berharap setelah pelatihan ini masing-masing kelompok dapat tetap berlanjut untuk berproduksi dan berkreasi. Jika menemukan kendala dapat berkonsultasi dengan Karang Taruna Kecamatan Rengat, Karang Taruna Kelurahan Sekip Hulu atau langsung kepada narasumber dan seluruh kelompok akan menjadi binaan Karang Taruna Kecamatan Rengat.
 
“Kedepan Karang Taruna Kecamatan Rengat akan terus menggelar berbagai pelatihan, terutama yang mampu menambah penghasilan keluarga, pemuda dan masyarakat,” ucapnya.
 
Narasumber pelatihan, Muhammad Candra Lesmana mengungkapkan, pelatihan ini ditargetkan mampu menghasilkan satu tas sulam yang telah selesai dan siap dipasarkan. Sehingga seluruh peserta mengetahui proses produksi sejak awal hingga akhir. “Biasanya dalam satu minggu kami mampu menghasilkan lima tas. Dan penjualannya melalui jejaring ataupun media online,” ungkapnya.
 
Ditambahkan Candra, selain kemampuan menyulam tali ataupun benang, untuk menghasilkan tas yang memiliki nilai jual tinggi, juga dibutuhkan kemampuan menjahit untuk dalaman tas serta kreasi motif dan pemilihan warna.
 
“Alhamdulillah sejak dua bulan berpoduksi, pesanan kami cukup tinggi dan kebanyakan berasal dari pemilik toko tas di beberapa wilayah Inhu serta pembeli dari luar daerah,” jelasnya. (dil)

Berita Lainnya

Index