Korban Kebakaran Warga Bongkal Malang Dapat Bantuan Dari Sejumlah Pihak

INHU - Pasangan suami isteri Andre dan Susi Susanti, warga RT 04 RW 02 Dusun I Desa Bongkal Malang Kecamatan Kelayang, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) yang mengalami musibah kebakaran rumah beberapa waktu lalu mendapat bantuan dari sejumlah pihak. 

Bantuan berupa sembako, pakaian dan sejumlah uang untuk meringankan beban korban akibat musibah kebakaran tersebut.

Kepala Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang H. Depi Ariat mengatakan, Pemdes menggalang dana untuk membantu korban warganya yang tergolong Rumah Tangga Miskin (RTM) yang mengalami musibah kebakaran rumah. 

"Bantuan uang, pakaian dan sembako seperti beras, mie instan, gula dan lain-lain datang dari sejumlah pihak", kata H. Depi Ariat.

Diungkapkannya, musibah kebakaran rumah yang menimpa korban terjadi pada Rabu (28/7/2021) sekitar pukul 10.00 WIB. Dalam musibah kebakaran tersebut, tidak ada korban jiwa karena saat kebakaran rumah yang terbuat dari papan ini dalam keadaan kosong. 

Kerugian akibat kebakaran rumah beserta isinya yang tinggal puing-puing tersebut ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Sementara itu untuk meringankan beban korban warga dusun setempat mengadakan bakti sosial bergotong royong membantu membersihkan puing-puing dan segera memperbaiki rumah milik korban. 

"Pemdes mengerahkan perangkat desa dibantu Mahasiswa Kukerta UIN Suska Riau menggalang dana untuk membantu korban", sebutnya.

Dalam sehari itu sudah terkumpul dana sumbangan sebesar Rp 7.460.000 di antaranya berasal dari Pemdes Bongkal Malang Rp 1 juta, SPTI Bongkal Malang Rp 1 juta, Organisasi Pedagang Pasar Bongkal Malang Rp 339 ribu, Komunitas Supir Truk Bongkal Malang Rp 500 ribu, dan warga desa Bongkal Malang Rp 4.621.000. Selain itu, ada juga sumbangan dari pihak lain berupa sembako dan pakaian, tutur Kades.

Mewakili korban, H. Depi Ariat mengucapkan terimakasih kepada para pihak yang telah mengulurkan tangannya membantu meringankan beban korban terutama untuk membangun kembali rumah korban yang dikelola Pemdes melalui Kasi Kesra M. Syarif.

Ditambahkan H. Depi Ariat, Pemdes sudah memasukkan data korban ke dalam data terpadu kesejahteraan sosial tapi hingga saat ini belum terdaftar di Dinas Sosial Kabupaten Inhu. Ia berharap Dinsos bisa menindaklanjutinya. (ASH)






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar