Aspirasi Rakyat

Warga Batang Cenaku Minta Mobil Damkar

Banyak warga bingung harus bagaimana menolong korban kebakaran dengan cepat

INHU - Melihat keterlambatan mobil pemadam kebakaran tiba di TKP saat peristiwa kebakaran rumah seorang warga belum lama ini, masyarakat meminta Bupati  Indragiri Hulu memikirkan kebutuhan rakyat atas armada yang satu ini.

"Bagimana tak lambat datang, tempatnya saja di Pematang Reba " keluh seorang warga di TKP.

Dimana peristiwa kebakaran tersebut terjadi belum lama ini atas bangunan rumah milik warga desa Bukit Lipai kecamatan Batang Cenaku kabupaten Inhu, Karjo (56).

Saat itu, tepatnya Rabu (21/7/2021) kebakaran melanda rumah gedung milik korban hingga membuat ratusan warga berhamburan keluar rumah untuk berjibaku menolong korban.

" Andai saja mobil Damkarnya dekat mungkin musibah tak separah ini," ucap salah seorang warga, Yana (38)

Seperti yang diketahui sebelumnya, musibah yang menimpa Karjo telah menyebabkan korban materi ratusan juta bahkan bila dihitung secara detil mencapai lebih dari 1 milyaran.

Terkait lambannya pertolongan karena jarak tempuh itu banyak warga meminta agar pemerintah mau menempatkan mobil Damkar untuk masing masing kecamatan, khususnya kecamatan Batang Cenaku.

Seperti halnya ungkapan Ketua Pengurus Cabang (PAC) Ikatan Pemuda Karya (IPK) Batang Cenaku, Budiyono. Menurut Budi, walau kegunaan Damkar tersebut boleh dibilang jarang namun posisi sarana yang satu ini sangat lah penting.

Selain untuk safety seluruh warga kecamatan, mobil Damkar juga bisa dipergunakan buat pemadaman hal lain, seperti halnya Karlahut juga penyiraman jalan berdebu di musim kemarau.

Kendati demikian, pria yang lama berprofesi sebagai wartawan itu juga menyadari tidaklah sedikit anggaran pemerintah buat ketersediaan armada pemadam untuk masing-masing kecamatan.

Budi menyimpulkan, jika armada yang diinginkan masyarakat itu tak mudah diadakan, namun kesiagaan sangatlah membantu keamanan masyarakat walau hanya bisa menempatkan petugas yang stanby mempercepat komunikasi perihal terkait.

" Ya kita menyadari mungkin itu tidak mudah, namun setidaknya petugasnya stanby di Kecamatan kita," ujarnya.

Lain halnya ungkapan Un (45) yang mengaku gelisah membayangkan musibah yang menimpa Karjo tempo lalu. 

Un berharap pemerintahan Inhu yang dikepalai seorang Ibu Rezita Meylani Yopi, SE saat ini mau mewujudkan keberadaan mobil Damkar di Kecamatan Batang Cenaku, terlebih Bupatinya baru tentunya sangat agresif menangkap aspirasi rakyat, " Andai saya akrab dengan Ibu pasti saya akan bilang, Ibu Pati.. kami minta mobil Damkar," tutupnya setengah kelakar. (budi)
 






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar