Mobil ODOL Masih Membandel dan Beroperasi di Malam Hari

TELUK KUANTAN - Sesuai instruksi Wakil Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Suhardiman Amby, Ak., M.M, sejak diberlakukan operasi gabungan terhadap kendaraan mobil berat yang kelebihan dimensi dan kelebihan muatan atau Over Dimension and Over Load (ODOL) selama 3 hari uji coba berturut-turut di wilayah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau.

Berdasarkan laporan warga, 18 Juli 2021 (Minggu) ternyata aktifitas kendaraan mobil berat ODOL berubah jadwal operasional, dimana kini malah marak beroperasi di malam hari.

Kendati demikian, Wabup Kuansing tidak pernah lelah memonitor aktifitas kendaraan mobil berat yang kelebihan kapasitas dan kelebihan muatan tersebut.

Untuk itu kata Wabup Suhardiman Amby, operasi gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Pemda Kuansing akan lebih ditingkatkan lagi untuk ke depannya. 

"Usai lebaran haji, hari raya idul adha ini kita akan tingkatkan operasi gabungan terkait penindakkan terhadap kendaraan mobil berat ODOL tersebut. Sebab, kendaraan ODOL ini kalau kita biarkan akan merusak jalan yang merupakan aset negara bertambah parah nantinya," tegas Suhardiman Amby.

"Kalau perlu nanti kita berlakukan operasi gabungan dengan sistem patroli ke sejumlah wilayah yang menjadi rute atau jalan yang dilalui oleh kendaraan ODOL tersebut," tegas Suhardiman lagi.

"Kalau tidak ingin terjaring razia, penuhi syarat dan ketentuan dalam aturan pengangkutan yang sesuai standar kapasitas beban angkutan kendaraan tersebut, sehingga tidak lagi merusak aset negara berupa jalan yang melintasi di sepanjang wilayah Kabupaten Kuansing," ujar Suhardiman dengan nada geram.






[Ikuti RiauKarya.com Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar