INHU – Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Tim Penyuluhan Mabes TNI melaksanakan kegiatan penyuluhan pencegahan dan penanggulangan Karhutla di Masjid Al Mukhlis, Desa Seberida, Kecamatan Batang Gansal, Jumat (4/9/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin Kolonel Kum Heri Krisdyanto bersama enam personel Tim Penyuluhan Mabes TNI. Penyuluhan dirangkaikan dengan pelaksanaan salat Jumat yang diikuti sekitar 250 jamaah, terdiri dari personel TNI, ASN dan masyarakat.

Bertindak sebagai khatib, Letkol Laut Iswahyudi Utari Turyudi, S.T., M.Tr.Opsla, menyampaikan pesan keagamaan sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, khususnya dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan.

Dalam khutbahnya, Iswahyudi mengingatkan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya persoalan aturan dan tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari amanah manusia sebagai khalifah di muka bumi.

“Allah SWT telah mengingatkan kita dalam Al-Qur'an Surah Ar-Rum ayat 41, bahwa kerusakan di darat dan di laut telah tampak karena perbuatan tangan manusia. Ini menjadi pengingat bagi kita bahwa ketika manusia tidak menjaga alam, dampaknya akan kembali kepada manusia itu sendiri,” ujar Letkol Laut Iswahyudi.

Menurutnya, Karhutla tidak hanya menimbulkan kerugian terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, perekonomian hingga kehidupan sosial.

“Membuka lahan dengan cara membakar bukan hanya berisiko melanggar hukum, tetapi juga dapat menimbulkan mudarat yang luas. Asapnya dihirup oleh anak-anak, orang tua dan seluruh masyarakat. Karena itu, mari kita jaga tanah, hutan dan lingkungan yang telah Allah amanahkan kepada kita,” pesannya.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak menganggap remeh api, terutama di tengah kondisi lahan yang mudah terbakar. Masyarakat diminta saling mengingatkan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan.

Kegiatan penyuluhan tersebut mendapat respons positif dari masyarakat Desa Seberida.

Sementara itu, Tim Penyuluhan Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan kegiatan pada Sabtu (5/9/2026) dengan meninjau lokasi Karhutla di Desa Buluh Rampai, Kecamatan Seberida.***

Melalui kegiatan tersebut, TNI berharap kesadaran masyarakat dalam mencegah Karhutla semakin meningkat sehingga ancaman kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sejak dini.***

Reporter: Surya Hutapeang