Bukan Sekadar Pesta Merdeka, Pekik Merdeka Vol. 3 Ajak Pekerja Tembilahan Sadar Pentingnya Jaminan Sosial
INHU – Semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan melalui hiburan dan kreativitas. Melalui Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada Pekik Merdeka Vol. 3, masyarakat Tembilahan diajak menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai pengingat pentingnya perlindungan bagi para pekerja.
Kegiatan yang digelar pada 18 Agustus 2026 di Top Anda Tembilahan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai komunitas seni dan kreatif dari beragam subsektor, mulai dari musik, seni rupa hingga literasi. Kegiatan turut dihadiri Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini, Camat Tembilahan, Kapolsek Tembilahan, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Rengat Muhammad Kurniawan, serta Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Wahyu Wibowo.
Kehadiran BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan tersebut tidak hanya melalui sosialisasi, tetapi juga dengan terlibat langsung dalam rangkaian acara. BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir membuka booth layanan yang dimanfaatkan masyarakat untuk mendapatkan informasi sekaligus melakukan pendaftaran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Booth tersebut menjadi ruang interaksi langsung antara petugas BPJS Ketenagakerjaan dengan masyarakat, khususnya para pekerja dan pelaku komunitas kreatif yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan serta pentingnya memiliki perlindungan atas risiko yang dapat terjadi saat bekerja.
Sementara itu, BPJS Ketenagakerjaan Rengat turut memeriahkan Pekik Merdeka Vol. 3 melalui penampilan band yang dimainkan langsung oleh para karyawan. Tidak sekadar tampil menghibur, para karyawan BPJS Ketenagakerjaan tersebut menjadikan musik sebagai cara kreatif untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat.
Dengan demikian, sosialisasi tidak hanya disampaikan melalui booth dan komunikasi formal, tetapi juga melalui musik dan interaksi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Bermusik sekaligus bersosialisasi, penampilan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Rengat menjadi salah satu bentuk pendekatan kreatif untuk membawa pesan perlindungan pekerja ke tengah ruang publik.
Wakil Bupati Indragiri Hilir Yuliantini mengatakan, semangat kemerdekaan perlu diiringi dengan upaya memberikan rasa aman dan perlindungan kepada masyarakat yang bekerja dan berkarya.
“Kemerdekaan harus kita maknai dengan memberikan ruang bagi masyarakat untuk bekerja, berkarya dan berkembang dengan rasa aman. Karena itu, kami sangat mendukung gerakan sadar jaminan sosial ketenagakerjaan agar semakin banyak pekerja di Indragiri Hilir yang mendapatkan perlindungan,” ujar Yuliantini.
Menurutnya, komunitas seni dan kreatif juga memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi masyarakat. Karena itu, perlindungan jaminan sosial menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar para pelaku ekonomi kreatif dapat terus berkarya dengan lebih aman.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Indragiri Hilir Wahyu Wibowo mengatakan kegiatan Pekik Merdeka menjadi momentum yang tepat untuk mendekatkan edukasi jaminan sosial kepada masyarakat melalui kegiatan yang santai dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
“Kami ingin kesadaran tentang jaminan sosial ketenagakerjaan tumbuh dari masyarakat. Para pekerja, termasuk pelaku seni dan ekonomi kreatif, memiliki risiko dalam menjalankan aktivitasnya sehingga penting bagi mereka untuk mendapatkan perlindungan,” kata Wahyu.
Ia menambahkan, keberadaan booth BPJS Ketenagakerjaan dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat memperoleh informasi sekaligus mendaftarkan diri sebagai peserta.
“Kami ingin masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati acara, tetapi juga pulang membawa pemahaman bahwa perlindungan jaminan sosial merupakan kebutuhan bagi setiap pekerja,” ujarnya.
Senada, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Rengat Muhammad Kurniawan menilai gerakan sadar jaminan sosial harus terus dibangun melalui pendekatan yang dekat dengan masyarakat.
“Jaminan sosial bukan hanya untuk pekerja di perusahaan. Siapa pun yang bekerja dan memiliki risiko pekerjaan perlu mendapatkan perlindungan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin mengajak masyarakat memahami bahwa perlindungan hari ini merupakan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri dan keluarga di masa depan,” ujar Kurniawan.
Menurut Kurniawan, keterlibatan karyawan BPJS Ketenagakerjaan Rengat melalui pertunjukan musik merupakan salah satu cara untuk menyampaikan pesan jaminan sosial dengan pendekatan yang lebih humanis.
“Kami mencoba menyampaikan pesan jaminan sosial dengan cara yang lebih dekat dengan masyarakat. Jadi, kami bisa bermusik, menghibur sekaligus tetap membawa pesan penting tentang perlindungan pekerja,” katanya.
Kurniawan menambahkan, sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, aparat dan komunitas menjadi kekuatan penting dalam meningkatkan Universal Coverage Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.
Gebyar Gerakan Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan pada Pekik Merdeka Vol. 3 pun tidak sekadar menjadi ruang perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan tersebut menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, aparat dan komunitas kreatif untuk menyampaikan pesan bahwa kemerdekaan bukan hanya tentang bebas berkarya, tetapi juga tentang memiliki rasa aman dan perlindungan saat bekerja.(*)