Usai Kepala Daerah Sukses Ikuti Reatret, Sekarang Giliran Ketua DPRD Se- Indonesia Ikut Reatret

Usai Kepala Daerah Sukses Ikuti Reatret,  Sekarang Giliran Ketua DPRD Se- Indonesia Ikut Reatret
Photo : Anton Yondra, SE, MM Ketua DPRD Tanah Datar (berdiri Paling Kiri) photo bersama dengan Ketua DPRD Kabupaten Kota Lainnya di Kampus AKMIL Magelang

TANAH DATAR-  Setelah sukses-nya Negara ini mengikuti Reatret bagi seluruh kepala Daerah (Gubernur/Bupati dan Walikota) Se- Indonesia awal Februari tahun 2025 lalul,  sekarang giliran Retreat untuk Ketua DPRD Kabupaten dan Kota Se-Indonesia. 
 

Kegiatan ini tengah berlangsung di Kampus Akademik Militer (Akmil) Magelang, Provinsi Jawa Tengah, dan direncanakan kegiatan ini (Reatret) akan berlangsung dari tanggal 14 April sampai dengan Tanggal 20 April, 2026.
 


?Dikutip dari halaman Instagram Ketua DPRD Kabupaten Tanah Datar Anton Yondra, SE, MM (antonyondra. ig) menyebutkan, bahwa kegiatan Retreat ini bertujuan untuk Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD).
 

Diharapkan dalam kegiatan Retreat ini, ada output yang kita bawa untuk Daerah kita masing-masing,  banyak manfaat yang kita peroleh, semuanya untuk pembangunan di daerah kita dan pembangunan di Republik kita ini, agar pembekalan di Kampus ini bisa bermanfaat banyak untuk pembangunan daerah kita.
 

"Ini adalah gagasan dan terobosan yang sangat positif, moga kita bisa menambah ilmu pengetahuan, serta menggambleng mental serta karakter, semuanya untuk kemajuan daerah kita", ujar Anton Yondra ketua DPRD Kab.Tanah Datar.
 

Diketahui bahwa Retret adalah kegiatan mengundurkan diri sejenak dari kesibukan duniawi atau rutinitas sehari-hari ke tempat tenangl, tujuannya adalah untuk melakukan refleksi diri, meditasi, berdoa, dan membina kerohanian agar mendapatkan ketenangan, kelegahan, dan peningkatan iman, retret berakar dari tradisi religius dan sering kali berlangsung selama dua hingga tiga hari sebagaimana dikutip dari  Google tentang pengertian Retreat.
 

Lebih lanjut dalam Pengertian Retreat adalah Retret (Bahasa Indonesia baku) dan retreat (Bahasa Inggris) pada dasarnya merujuk pada aktivitas meninggalkan rutinitas sejenak untuk kontemplasi/evaluasi. 

Perbedaan utamanya terletak pada bahasa dan penekanan: retret sering dikaitkan dengan kegiatan rohani/spiritual, sementara retreat dalam konteks umum/politik sering berarti "mundur" untuk menyusun strategi, membangun tim, atau penyegaran.
 

Di Kabupaten Tanah Datar, pada tanggal 5-10 April,2026 lalu, Pemkab Tanah Datar juga telah berhasil dan sukses gemilang setelah melakukan Retreat sebanyak 75 Walinagari (Kepala Desa) Se- Kabupaten Tanah Datar yang digelar di Kampus Institut Pemerintahan Dalam Ngerti (IPDN) kampus Baso Sumatera Barat.
 

Kegiatan Retreat Walinagari (setingkat Kepala Desa) se-Tanah Datar, adalah pertama di Indonesia dan Sumatera Barat.[BM]
 

Berita Lainnya

Index