TANAH DATAR - Songsong pelaksanaan dan ikut sertanya Jamaah Haji asal Sumatera Barat tahun ini (1447 H), jajaran Kementerian Haji dan Umroh Wilayah (Kanwil Kemnhaj dan Umroh) Provinsi Sumatera Barat gelar Rapat Kerja (Raker) selama 3 hari di Bukittinggi Sumatera Barat.
Selama kegiatan berlangsung, di Rocky Hotel Bukittinggi 12-14 April, 2026 yang diikuti oleh seluruh Kepala Kantor Haji dan Umroh (Kakan Kemenhaj dan Umroh) Kabupaten dan Kota se-Sumatera Barat.
Kegiatan ini cukup serius dan penuh khidmat, mengingat selama ini urusan ibadah Haji langsung dikelola oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) dan jajarannya sampai ke Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten dan Kota, akan tetapi pada tahun ini, seiring dengan adanya kementerian baru pada kabinet Merah Putih Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, maka lahirlah Kementerian baru yaitu Kementerian Haji dan Umroh.
"Selain tantangan baru dan serius, ini tanggungjawab besar yang harus kita emban untuk penyelenggaraan ibadah haji, ini pelaksanaan perdana untuk urusan haji dengan kementerian yang baru pula", demikian disampaikan Dafrizon selaku Ka.Kantor Kementerian Haji dan Umroh (Kemenhaj dan Umroh) Kabupaten Tanah Datar kepada RiauKarya.Com, Rabu (15/04) di kantor sementara Kemenhaj Dan Umroh di Bukit Gombak, Batusangkar.
Menurut Kakan Kemenhaj Tanah Datar ini, bahwa Ibadah Haji memang bukanlah ibadah baru bagi kita termasuk dengan tatacara dan mekanisme pelaksanaannya, namun yang baru itu adalah Pelaksanaan Ibadah Haji tahun ini sebagai leading sector-nya adalah Kementerian baru yang khusus menangani urusan Haji dan Umroh, ulasnya.
Karena ini urusan Ibadah Haji, dan dengan Lembaga Kementerian yang baru lanjutnya, maka perlu dilakukan upaya pendalaman dalam hal tata kelola oleh Kementerian yang baru ini, maka dari itu diperlukan adanya satu visi dan misi dalam tata kelola umat dan jamaah dalam pelaksanaan Ibadah Haji.
Selama Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Kemnhaj dan Umroh yang digelar oleh Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umroh provinsi Sumatera Barat selama dua hari di Bukittinggi, ini sangat menambah ilmu dan pengetahuan kita dalam rangka membimbing Jamaah haji, kami apresiasi kegiatan Raker ini dengan seksama dan cermat.
"Luar biasa, kegiatannya banyak manfaat dan materinya mudah dipahami dan ini perlu dilakukan secara kontinyu", ucap Kakan Kemnhaj dan Umroh Tanah Datar ini menyampaikan.
Diketahui Rakerwil Kemnhaj dan Umroh Provinsi Sumatera Barat ini, yang diikuti oleh seluruh Kakan Kemenhaj se- Sumatera Barat dengan Materi bahasannya adalah Kesiapaan lembaga kab/kota terhadap proses keberangkatan Calhaj 2026, kelengkapan dokumen, optimalnya kesehatan dan ketersediaan perlengkapan lainnya oleh Pemandu, dan sekaligus semua itu agar dilakukan koordinasi dengan Pemda setempat.
Selanjutnya, materi terkait tentang Proses realisasi anggaran dan pengadaan barang selaku lembaga baru di jajaran Pemerintahan Republik Indonesia.
Kegiatan Rakerwil Kemenhaj dan Umroh langsung dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenhaj dan Umroh (Kanwil Kemenhaj dan Umroh) Provinsi Sumatera Barat Dr. M. RIFKI, M.Ag.
Dengan Target yang hendak dicapai dalam RAKERWIL ini adalah meskipun dengan keterbatasan Jumlah SDM di lingkungan Kemenhaj, namun pelayanan dan pelaksanaan tetap yang utama dan maksimal terhadap jamaah haji kita.
Demikian disampaikan oleh Ka. Kanwil Kemenhaj dan Umroh Provinsi Sumatera Barat saat membuka kegiatan Rakerwil di Rocky Hotel Bukittinggi Sumatera Barat , Minggu (12/04) yang lalu.
Dalam arahannya, Rifki menyampaikan, bahwa dengan SDM Kemenhaj dan Umroh yang ada saat ini, adalah sebuah tantangan dan keseriusan bagi kita dalam menjalankan tugas mulia ini serta ikhlas dalam melaksanakan ibadah haji tahun ini, Insya Allaah jika koordinasi dan kekompakan terjalin, semuanya akan berjalan sesuai dengan yang diharapkan.
"Meskipun dengan SDM terbatas, Insya Allaah jika kekompakan dan sekaligus serius untuk jalani amanah ini, maka pelaksanaan ibadah haji tahun ini akan berjalan dengan baik, yang penting Kompak, Tanggungjawab dan penuh serius, jangan lupakan koordinasi", ucap Rifki dalam arahannya. [BM]

