Organisasi Chef MBG Riau Resmi Terbentuk, Jadi Wadah Aspirasi dan Penguatan Profesi
Pekanbaru – Para chef yang tergabung dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Riau resmi membentuk organisasi profesi sebagai wadah untuk memperkuat solidaritas, menyatukan aspirasi, serta membangun komunikasi yang lebih baik dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pembentukan organisasi tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 1 Agustus 2026, di Afgan Kofie, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Agenda tersebut dihadiri oleh chef MBG dari berbagai daerah di Riau sekaligus menjadi momentum penyusunan struktur kepengurusan organisasi.
Dalam sambutannya, panitia menyampaikan bahwa organisasi ini lahir bukan karena ambisi maupun kepentingan kelompok tertentu, melainkan sebagai respons atas berbagai aspirasi yang selama ini dirasakan oleh para chef MBG.
Di antaranya menyangkut kejelasan status pekerjaan, kepastian kontrak kerja, perlindungan profesi, kesejahteraan, jenjang karier, hingga perlakuan yang adil bagi seluruh chef yang telah mengabdikan tenaga, waktu, dan keahlian mereka dalam menyukseskan Program Makan Bergizi Gratis.
"Selama ini banyak chef yang memilih tetap bekerja dengan penuh dedikasi. Namun kami menyadari bahwa sebuah profesi akan lebih kuat apabila memiliki wadah yang mampu menyatukan aspirasi, menyampaikan masukan secara santun, serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan," ujar perwakilan panitia.
Ditegaskan pula bahwa organisasi ini tidak dibentuk untuk menciptakan pertentangan, melainkan menjadi jembatan komunikasi antara chef MBG dengan pemerintah, yayasan, penyelenggara, maupun pihak-pihak terkait. Organisasi diharapkan mampu menjadi mitra yang memberikan solusi sekaligus menyampaikan aspirasi secara profesional demi keberlangsungan Program Makan Bergizi Gratis.
Para peserta yang hadir juga menyatakan komitmennya untuk menjadikan organisasi sebagai rumah bersama bagi seluruh chef MBG, khususnya di Provinsi Riau, dengan mengedepankan nilai solidaritas, profesionalisme, integritas, dan semangat gotong royong.
Melalui pembentukan organisasi tersebut, para chef berharap setiap aspirasi dapat disampaikan secara bermartabat, hak dan kewajiban profesi dapat diperjuangkan secara seimbang, serta kehormatan profesi chef tetap terjaga tanpa mengurangi komitmen dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis.
Kegiatan ditutup dengan pembentukan struktur organisasi serta harapan agar organisasi Chef MBG dapat menjadi wadah yang membawa manfaat bagi seluruh anggotanya, mempererat persaudaraan, dan menjadi mitra yang dipercaya dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis demi masa depan generasi Indonesia.(*)