Lima Pekan Pascatanam, Jagung di Teluk Belengkong Tumbuh Subur, Bhabinkamtibmas Turun Langsung Lakukan Pemantauan

Bhabinkamtibmas Desa Beringin Mulya, BRIPKA Atprizon, bersama perangkat desa melakukan pemantauan perkembangan tanaman jagung di Desa Griya Mukti Jaya, Kecamatan Teluk Belengkong, sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional.
Penulis: Ifan Ar Uzan
Senin, 15 Juni 2026 | 19:57:28 WIB

INHIL – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk jajaran Kepolisian Republik Indonesia. Di Kecamatan Teluk Belengkong, peran aktif Bhabinkamtibmas kembali terlihat melalui kegiatan pemantauan perkembangan tanaman jagung yang telah memasuki usia tanam lima pekan.

Pada Senin (15/6/2026), Bhabinkamtibmas Desa Beringin Mulya, BRIPKA Atprizon, bersama perangkat desa turun langsung ke lahan pertanian jagung yang berada di Desa Griya Mukti Jaya. Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi tanaman tetap terjaga dan berkembang sesuai harapan para petani.

Hamparan tanaman jagung yang menghijau menjadi pemandangan yang cukup menggembirakan saat proses pengecekan berlangsung. Dari hasil pemantauan di lapangan, sebagian besar tanaman menunjukkan pertumbuhan yang baik dengan kondisi daun yang sehat dan batang yang terus bertambah tinggi sesuai usia tanamnya.

Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah aktivitas pertanian ini tidak hanya sebatas menjalankan fungsi pembinaan masyarakat, tetapi juga menjadi bentuk nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dari tingkat desa. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan semangat bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas lahan mereka.

Meski perkembangan tanaman secara umum dinilai positif, petugas juga menemukan beberapa tanaman yang mulai terserang hama. Temuan tersebut menjadi perhatian serius agar langkah pencegahan dan penanganan dapat segera dilakukan sebelum berdampak lebih luas terhadap hasil panen.

Menurut hasil pemantauan, pengawasan rutin menjadi kunci penting dalam menjaga kualitas pertumbuhan tanaman. Dengan pemeliharaan yang baik serta pengendalian hama yang tepat, potensi keberhasilan panen jagung di kawasan tersebut dinilai cukup menjanjikan.

Sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat tani menjadi modal penting dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan. Melalui keterlibatan langsung di lapangan, diharapkan berbagai kendala yang dihadapi petani dapat terdeteksi lebih awal sehingga produktivitas pertanian tetap terjaga dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.(Arifin) 

Reporter: Ifan Ar Uzan