Kawal Program Presiden Prabowo, Disdikbud Rohil Tegaskan Tak Ada Pungutan Dana Revitalisasi Sekolah

Plt Kepala Disdikbud Kabupaten Rohil, Riwansyah, S.STP., membantah keras isu yang beredar di media sosial terkait dugaan permintaan jatah atau pungutan liar oleh pihak dinas dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah.
Penulis: Redaksi
Sabtu, 24 Oktober 2026 | 15:18:11 WIB

BAGANSIAPIAPI – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riwansyah, S.STP., membantah keras isu yang beredar di media sosial terkait dugaan permintaan jatah atau pungutan liar oleh pihak dinas dalam pelaksanaan program revitalisasi sekolah.

Penegasan tersebut disampaikan Riwansyah dalam rapat koordinasi bersama kepala sekolah dari 18 kecamatan se-Kabupaten Rohil yang berlangsung di Aula Disdikbud Rohil, kawasan Batu Enam, Bagansiapiapi, Rabu (14/10/2026).

Menurut Riwansyah, program revitalisasi sekolah ini merupakan salah satu program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Dalam penjelasannya, Riwansyah menerangkan bahwa mekanisme penyaluran dana bantuan ini dilakukan secara langsung dari pemerintah pusat ke rekening sekolah penerima manfaat tanpa melalui perantara dinas.

"Perlu diketahui, program revitalisasi ini langsung dari pemerintah pusat dan disalurkan kepada pihak sekolah. Sekolah menjadi pelaksana sekaligus penanggung jawab kegiatan. Dinas Pendidikan tidak terlibat dalam pengelolaan maupun pencairan dana tersebut," tegas Riwansyah di hadapan para kepala sekolah.

Ia menambahkan, fungsi dari Disdikbud Rohil dalam program ini murni menjalankan peran pengawasan, pendampingan, dan pemantauan di lapangan guna memastikan seluruh proses berjalan dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.

Tercatat ada sekitar 80 sekolah di Rokan Hilir yang menerima manfaat dari program ini, mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Pernyataan Plt Kadisdikbud tersebut turut diperkuat oleh kesaksian sejumlah kepala sekolah yang hadir. Mereka menegaskan bahwa bantuan yang diterima utuh dan tidak ada potongan sama sekali.

Kepala TK Attabi’in menyatakan dana revitalisasi diterima langsung secara utuh oleh pihak sekolah. Saat ini, progres pekerjaan fisik di sekolahnya bahkan telah mencapai sekitar 95 persen tanpa ada pungutan dari pihak dinas.

Sementara itu, Saringah, Kepala SDN 016 Serusa (Kecamatan Sinaboi) menyampaikan apresiasi atas pendampingan dari Disdikbud Rohil dan menegaskan bahwa penyaluran dana berlangsung transparan.

Pernyataan senada disampaikan Kepala SMPN 4 Kubu Babussalam (Kuba) yang juga membantah isu media sosial tersebut dan menjelaskan bahwa pengelolaan dana serta pelaksanaan pekerjaan fisik di sekolahnya dilakukan secara swadaya.

Di akhir pertemuan, Riwansyah meminta masyarakat untuk menyikapi informasi di media sosial secara kritis dan mengedepankan verifikasi (tabayyun) sebelum menarik kesimpulan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman terhadap program pemerintah.

Ia juga mengajak seluruh elemen pendidikan untuk bersinergi mendukung pembangunan daerah di bawah kepemimpinan Bupati H. Bistamam dan Wakil Bupati Jhony Charles.

“Jangan ada lagi kita menduga-duga. Apabila ada informasi yang kurang baik, silakan datang langsung untuk mengonfirmasi ke Disdikbud Rohil atau menghubungi saya melalui telepon. Mari kita lebih bijak dalam bermedia sosial,” pungkasnya.

Reporter: Redaksi