ROHUL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu, Riau, mendapat apresiasi dari Persatuan Insinyur Indonesia atau PII Wilayah Riau atas partisipasinya dalam Indeks Keinsinyuran Daerah atau IKD Kabupaten/Kota Tahun 2026.
Penghargaan bertajuk PII Riau Engineering Appreciation 2026 tersebut diserahkan dalam rangkaian Gala Dinner and Engineering Networking Night 2026 di Ballroom Menara Dang Merdu, Bank Riau Kepri Syariah, Pekanbaru, Rabu 14 Oktober 2026.
Sertifikat penghargaan diterima Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Rokan Hulu, H. Zulfikri, yang hadir mewakili Bupati Rokan Hulu Anton.
Pengurus PII Cabang Rokan Hulu, Ir. Fachruddin Siregar, S.T,.M.T.,IPP menyampaikan terima kasih kepada PII Wilayah Riau atas penghargaan tersebut.

Menurut Fachruddin, apresiasi ini menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk semakin memperkuat peran tenaga keinsinyuran dalam mendukung pembangunan yang profesional, terencana, aman, dan berkelanjutan.
"Terima kasih kepada PII Wilayah Riau yang telah memberikan PII Riau Engineering Appreciation 2026 kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus memperkuat peran keinsinyuran dalam mendukung pembangunan daerah," ujar Fachruddin. Jum'at (16/10/2026).
Ia menilai partisipasi Rokan Hulu dalam IKD 2026 juga menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi profesi keinsinyuran.
Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung pembangunan infrastruktur, tetapi juga pengembangan teknologi, industri, keselamatan publik hingga pengelolaan lingkungan.
Ketua PII Wilayah Riau, Ir. Ulul Azmi, mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Pemkab Rokan Hulu dalam mendukung penguatan profesi keinsinyuran.
Menurutnya, Rokan Hulu menjadi satu-satunya kabupaten/kota di Provinsi Riau yang telah mengirimkan data IKD Tahun 2026.
Namun, Ulul menegaskan penghargaan tersebut bukan berarti Rokan Hulu menjadi daerah dengan peringkat tertinggi dalam IKD. Penghargaan diberikan sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi dan komitmen pemerintah daerah dalam mengikuti program tersebut.
PII berharap partisipasi Rokan Hulu menjadi pemicu bagi daerah lain di Riau untuk memperkuat ekosistem keinsinyuran.
Dengan pemetaan kebutuhan tenaga profesional yang lebih terukur, keinsinyuran diharapkan semakin berperan dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai kompetensi, standar profesional, serta mengedepankan keselamatan publik.
"Keinsinyuran harus hadir sebagai bagian dari solusi pembangunan daerah," ujar Ulul Azmi mengakhiri.(*)