PEKANBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Riau bersama BUMD PT Riau Pangan Bertuah terus mengupayakan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan operasi pasar murah.
Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindagkop UKM Provinsi Riau Tetty Nurdianti mengatakan, pada Senin (14/9/2026), operasi pasar murah Pemprov Riau telah memasuki agenda ke-170 sepanjang tahun 2026.
“Hari ini masuk pada operasi pasar murah ke-170 yang telah kita gelar sepanjang 2026. Ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Riau dalam memastikan tersedianya bahan pokok dan stabilitas harga di tengah masyarakat,” kata Tetty, Senin (14/9/2026).
Menurut Tetty, pekan ini operasi pasar murah akan digelar di lima lokasi yang tersebar di dua daerah, yakni empat titik di Kota Pekanbaru dan satu titik di Kabupaten Kampar.
“Untuk pekan ini dimulai di Kota Pekanbaru. Tepatnya, pagi ini di Halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat,” katanya.
Selanjutnya, pada Selasa, 15 September 2026, operasi pasar murah digelar di Kabupaten Kampar, tepatnya di Halaman Kantor Desa Pandau Jaya.
“Untuk Operasi Pasar Murah selanjutnya, akan kembali digelar di Pekanbaru. Pada Rabu, 16 September di Halaman Kantor Lurah Pebatuan, Kecamatan Kulim dan Kamis, 17 September di Halaman Kantor Lurah Sialang Munggu, Kecamatan Tuah Madani,” ungkapnya.
Terakhir, pada Jumat, 18 September 2026, kegiatan digelar di Halaman Kantor Lurah Limbungan, Kecamatan Rumbai Timur.
Adapun bahan pokok yang tersedia dalam operasi pasar murah tersebut antara lain beras SPHP seharga Rp60.000 per 5 kilogram, beras Anak Daro dan beras Sokan Rp169.000 per 10 kilogram, serta beras Sokan dan Anak Daro Rp84.500 per 5 kilogram.
“Untuk gula pasir dibanderol dengan harga Rp18.000 per kg, minyak goreng kemasan Minyakita Rp15.500 per bungkus,” ungkapnya.
Kemudian, garam Krista dijual Rp2.000 per 200 gram, garam Nusantara Rp2.000 per 250 gram, dan telur Rp49.000 per papan.
Masyarakat yang ingin berbelanja dalam kegiatan Operasi Pasar Murah diharapkan mengantre dengan tertib dan datang pada waktu yang telah ditentukan.
“Kita berharap masyarakat dapat mengantre dengan tertib. Kami mengimbau agar membawa kantong belanja dari rumah guna mengurangi penggunaan kantong plastik,” tutupnya.(*)