Panen Jagung Kuartal II di Teluk Belengkong Didorong untuk Perkuat Ketahanan Pangan

Kapolsek Teluk Belengkong IPTU Debi Azhar bersama kelompok tani saat panen jagung di Desa Griya Mukti Jaya.
Penulis: Ifan Ar Uzan
Sabtu, 12 September 2026 | 21:40:38 WIB

INHIL – Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digerakkan di wilayah Kecamatan Teluk Belengkong, Kabupaten Indragiri Hilir, Riau. Salah satunya melalui kegiatan panen jagung Kuartal II Tahun 2026 yang dilaksanakan di Desa Griya Mukti Jaya, Sabtu (12/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 13.30 WIB tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan produksi pertanian dan penguatan ketersediaan pangan di tingkat masyarakat.

Panen berlangsung di lahan pertanian yang berada di RT 012/RW 004, Desa Griya Mukti Jaya. Lahan seluas kurang lebih satu hektare itu dikelola secara perorangan oleh Edi bersama kelompoknya dengan komoditas jagung hibrida.

Meski demikian, hasil produksi pada panen kali ini belum mencapai hasil maksimal. Dari luasan lahan tersebut, produksi jagung diperkirakan sekitar 500 kilogram. Kondisi tersebut dipengaruhi kemarau panjang disertai cuaca panas ekstrem yang berdampak terhadap pertumbuhan tanaman.

Hasil panen selanjutnya direncanakan dipasarkan kepada masyarakat setempat di Desa Griya Mukti Jaya. Pola distribusi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menjaga agar hasil pertanian lokal tetap berputar di wilayah setempat.

Kapolsek Teluk Belengkong, IPTU Debi Azhar, SH., MH., hadir bersama jajaran dalam kegiatan tersebut. Turut hadir perwakilan Camat Teluk Belengkong, Hendri; Kasi Tata Pemerintahan Kecamatan Teluk Belengkong, Kaspul Anwar; Ps. Kanit Intelkam Polsek Teluk Belengkong, AIPDA M. Tahir; Kepala Desa Griya Mukti Jaya, Indra Setiawan; Bhabinkamtibmas AIPDA Atfrizon; personel Polsek Teluk Belengkong; perangkat desa; unsur RT/RW; serta penggerak kelompok tani.

Kehadiran unsur kepolisian bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelompok tani menunjukkan adanya kolaborasi lintas sektor dalam mendorong program ketahanan pangan di tingkat desa.

Selain meningkatkan produksi pertanian, pengembangan jagung juga dinilai memiliki nilai strategis karena komoditas tersebut dapat mendukung kebutuhan pakan ternak. Dengan memperkuat produksi dari daerah sendiri, masyarakat diharapkan memiliki sumber pangan dan bahan pendukung pertanian yang lebih dekat serta tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Program tersebut juga diarahkan untuk membangun kekuatan pangan dari tingkat paling bawah, terutama melalui pemanfaatan lahan pertanian masyarakat di desa-desa dan wilayah pelosok.

Melalui kegiatan panen ini, Polsek Teluk Belengkong bersama kelompok tani turut menunjukkan dukungan terhadap implementasi kebijakan ketahanan pangan nasional. Hasil pertanian masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi komoditas ekonomi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian pangan secara berkelanjutan.

Panen jagung Kuartal II Tahun 2026 tersebut berakhir sekitar pukul 14.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Arifin)

Reporter: Ifan Ar Uzan