ROHUL – Dukungan terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Rokan Hulu, Riau, datang dari masyarakat. Kepala Desa Sontang sekaligus Ketua DPD APDesi Provinsi Riau, Zulfahrianto, SE, menghibahkan tanah miliknya seluas 20 hektare kepada Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk pembangunan Sekolah Rakyat.

Penyerahan hibah ditandai dengan penandatanganan berita acara antara Zulfahrianto dan Bupati Rokan Hulu Anton, ST., MM., di ruang kerja Bupati Rokan Hulu, Rabu (26/8/2026).

Prosesi tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Rokan Hulu Al Reza Ahyu, Camat Bonai Darussalam Elfitren, Kabid Perkim, Kabid Disdikpora serta sejumlah pejabat terkait.

Bupati Rokan Hulu Anton mengapresiasi langkah Zulfahrianto yang menyerahkan aset pribadinya untuk kepentingan pendidikan. Menurut Anton, hibah tersebut bukan sekadar penyediaan lahan, tetapi bentuk kepedulian terhadap masa depan generasi muda.

“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pak Zulfahrianto yang telah menghibahkan tanah seluas 20 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat. Ini merupakan bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap dunia pendidikan di Rokan Hulu,” ujar Anton.

Anton mengatakan, ketersediaan lahan menjadi salah satu faktor penting dalam merealisasikan pembangunan Sekolah Rakyat. Program tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.

“Pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Kita ingin anak-anak Rokan Hulu mendapatkan kesempatan belajar yang lebih baik dan memiliki ruang untuk berkembang menjadi generasi yang unggul,” katanya.

Ia menilai dukungan masyarakat seperti hibah lahan tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Kolaborasi berbagai pihak diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan manfaatnya dirasakan masyarakat.

“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan masyarakat seperti ini sangat berarti,” ujar Anton.

Sementara itu, Zulfahrianto mengatakan hibah 20 hektare tersebut merupakan bentuk komitmennya untuk ikut mendorong kemajuan pendidikan di Rokan Hulu.

Ia berharap Sekolah Rakyat nantinya tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga pusat pembinaan generasi muda yang memiliki kemampuan akademik, karakter kuat dan jiwa kepemimpinan.

“Untuk ke depan Rokan Hulu bisa mencetak generasi-generasi unggul, generasi yang mantap untuk kepemimpinan,” ujar Zulfahrianto.

Menurutnya, kawasan tersebut direncanakan menjadi kawasan pendidikan terintegrasi, mulai dari PAUD, SD, SMP hingga SMA. Dengan konsep itu, pembinaan peserta didik diharapkan berlangsung berkelanjutan sejak usia dini hingga pendidikan menengah.

“Lahan 20 hektare sudah kita siapkan. Ini bagian dari komitmen kita agar program Sekolah Strategis Nasional dapat berjalan dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” katanya.

Hibah tersebut kini menjadi modal awal bagi pemerintah daerah. Tantangan berikutnya adalah memastikan lahan tersebut segera ditindaklanjuti melalui perencanaan pembangunan yang matang.

Dengan demikian, Sekolah Rakyat yang direncanakan di Desa Sontang tidak berhenti pada seremoni penyerahan hibah, tetapi benar-benar hadir sebagai fasilitas pendidikan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi investasi jangka panjang bagi masa depan Rokan Hulu.***

Reporter: Anita Nopianti