INHU - Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Pemkab Inhu) resmi memulai rangkaian roadshow ke sejumlah kementerian pusat Jilid 2. Mengawali agenda strategis ini, Pemkab Inhu mengunjungi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa di Jakarta, Rabu (8/7/2026).
Kunjungan yang dipimpin langsung oleh Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, S.Sos., M.Si., tersebut mengagenda-kan audiensi sekaligus penandatanganan nota kesepakatan bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Hafidz Muksin. Prosesi audiensi dan penandatanganan nota kesepakatan berlangsung di Aula Sasadu, Gedung M. Tabrani, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Rawamangun, Jakarta Timur.
Nota kesepakatan yang berlaku selama lima tahun ini berfokus pada Pengembangan, Pembinaan, dan Pelindungan Bahasa dan Sastra Indonesia serta Daerah di wilayah Kabupaten Inhu. Adapun ruang lingkup sinergi mencakup penyuluhan bahasa Indonesia, pembinaan literasi, pelaksanaan Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI), hingga pelindungan bahasa, sastra, serta aksara daerah.
Bupati Inhu, Ade Agus Hartanto, menyampaikan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah nyata Pemkab Inhu dalam membangun ekosistem pendidikan, sosial, dan kebudayaan yang kuat. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang unggul secara intelektual tanpa meninggalkan kelestarian nilai budaya lokal.
Sebagai langkah konkret di lapangan, nota kesepakatan ini nantinya akan segera diimplementasikan melalui kerja sama teknis antara Balai Bahasa Provinsi Riau dengan Dinas Pendidikan serta Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Inhu.
Tak sekadar menjalin kesepakatan, dalam momentum tersebut Pemkab Inhu melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga secara resmi mengajukan sejumlah usulan bantuan strategis kepada Badan Bahasa demi mendukung penguatan budaya baca di daerah.
Usulan yang diajukan meliputi permohonan bantuan hibah buku berkualitas, penyediaan akses platform digital milik Badan Bahasa, hingga program peningkatan kapasitas (skilling) bagi para pustakawan, pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM), komunitas, serta pegiat literasi daerah.
Langkah proaktif ini diharapkan mampu mendongkrak kembali Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) serta Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) di Kabupaten Inhu, sekaligus memastikan bahasa dan sastra daerah tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam pertemuan strategis tersebut, Wakil Bupati Inhu Ir. H. Hendrizal, M.Si., Sekretaris Daerah Zulfahmi Adrian, AP, M.Si., serta jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkab Inhu.**