ROHUL -  Fakultas Teknik Universitas Pasir Pengaraian (UPP) menggelar kegiatan pembekalan magang bagi mahasiswa dengan tema “Kenali Potensi, Siapkan Diri Menjadi Mahasiswa Magang yang Profesional dan Berdaya Saing” di Aula Universitas Pasir Pengaraian, Rabu (24/6/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif dan dinamis.

Pembekalan diikuti oleh mahasiswa Fakultas Teknik yang akan melaksanakan program magang di berbagai instansi pemerintah maupun perusahaan. Hadir dalam kegiatan tersebut Dekan Fakultas Teknik UPP Dr. Ir. Purwo Subekti, MT., IPM., Ketua Program Studi Teknik Mesin Yose Rizal, MT., Ketua Program Studi Teknik Sipil Rismalinda, MT., serta pengurus Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Kabupaten Rokan Hulu sekaligus Kepala Bidang Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Rokan Hulu, Ir. Fachruddin Siregar, ST., MT.

Dalam sesi pembekalan, Fachruddin Siregar menegaskan bahwa program magang bukan sekadar kewajiban akademik, melainkan kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengenal dunia kerja secara langsung dan mengembangkan berbagai kompetensi yang dibutuhkan industri.
Menurutnya, mahasiswa harus mampu mengenali potensi diri sebelum memasuki lingkungan profesional.

Selain penguasaan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknis, dunia kerja saat ini juga membutuhkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan komunikasi yang baik, mampu bekerja dalam tim, cepat beradaptasi, serta menjunjung tinggi etika kerja.

“Magang adalah jembatan menuju dunia profesional. Mahasiswa tidak hanya dituntut menguasai teori yang dipelajari di bangku kuliah, tetapi juga harus mampu menunjukkan karakter, disiplin, dan sikap profesional dalam bekerja,” ujar Fachruddin.

Ia menjelaskan, perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki daya saing tinggi. Karena itu, mahasiswa perlu membangun kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, kreativitas, serta kesiapan menghadapi perubahan yang terjadi di lingkungan kerja.

Fachruddin juga mengingatkan bahwa pengalaman magang akan menjadi modal penting untuk memahami kondisi lapangan yang sesungguhnya. Melalui program tersebut, mahasiswa dapat mengukur kemampuan diri, mengenali kekurangan, sekaligus meningkatkan keterampilan yang dibutuhkan dunia industri.

“Jangan hanya menjadi peserta magang yang datang dan pulang. Jadilah pribadi yang aktif belajar, memiliki inisiatif, dan mampu memberikan kontribusi positif di tempat magang. Sikap seperti itu akan menjadi nilai tambah yang sangat dihargai oleh perusahaan maupun instansi,” katanya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga nama baik almamater selama menjalani magang. Menurutnya, perilaku mahasiswa di lapangan akan menjadi cerminan kualitas pendidikan yang diberikan perguruan tinggi.

Sementara itu, Ketua Program Studi Teknik Mesin Yose Rizal berpesan agar mahasiswa selalu menjaga nama baik universitas dan keluarga selama menjalani program magang. Sedangkan Ketua Program Studi Teknik Sipil Rismalinda mendorong mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama perkuliahan, termasuk aspek keselamatan kerja, manajemen produksi, dan kompetensi teknis lainnya.

Dekan Fakultas Teknik UPP, Dr. Ir. Purwo Subekti, MT., IPM., menyampaikan bahwa kegiatan pembekalan merupakan bentuk komitmen fakultas dalam memastikan mahasiswa memiliki kesiapan mental, pengetahuan, dan keterampilan sebelum terjun ke dunia kerja.

Ia berharap mahasiswa dapat memanfaatkan program magang sebagai sarana memperoleh pengalaman nyata yang tidak sepenuhnya didapatkan di ruang kuliah. Dengan bekal tersebut, lulusan Fakultas Teknik UPP diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang unggul, profesional, adaptif, dan siap bersaing di tingkat regional maupun nasional.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi diskusi dan tanya jawab. Antusiasme mahasiswa terlihat dari berbagai pertanyaan terkait tantangan dunia kerja, pengembangan kompetensi, hingga strategi membangun karier setelah menyelesaikan pendidikan. Pembekalan ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk menjalani magang secara optimal dan mempersiapkan diri menjadi tenaga profesional yang berdaya saing tinggi di masa depan.***

Reporter: Anita Nopianti