Enam Helikopter Sudah Standby di Riau untuk Gempur Karhutla

Enam Helikopter Sudah Standby di Riau untuk Gempur Karhutla | Foto: mcr
Penulis: Ifan Ar Uzan
Minggu, 21 Juni 2026 | 10:34:27 WIB

PEKANBARU – Provinsi Riau kembali mendapat tambahan kekuatan dalam upaya penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Satu unit helikopter water bombing dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah tiba di Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru.

Kepala BPBD dan Damkar Riau, M. Edy Afrizal melalui Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Khoiril Fahmi, mengatakan helikopter tersebut berjenis Mi-8.

“Provinsi Riau kembali mendapatkan bantuan berupa satu unit helikopter water bombing dari BNPB. Saat ini helikopter tersebut sudah berada di Pekanbaru,” ujarnya, Sabtu (20/6/2026).

Dengan tambahan tersebut, total armada helikopter penanganan karhutla di Riau kini menjadi enam unit, terdiri dari lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli.

“Sekarang sudah enam, yaitu lima helikopter water bombing dan satu helikopter patroli,” jelasnya.

Helikopter water bombing ini akan digunakan untuk membantu pemadaman di lokasi-lokasi yang sulit dijangkau oleh tim darat, sehingga penanganan karhutla dapat dilakukan lebih cepat sebelum api meluas.

“Helikopter ini akan digunakan untuk membantu pemadaman di titik-titik yang sulit dijangkau tim darat, agar kebakaran dapat segera ditangani sebelum meluas,” ujarnya.

BPBD Riau menilai dukungan dari pemerintah pusat melalui BNPB menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi musim kemarau tahun ini. Dengan tambahan armada tersebut, respons terhadap munculnya titik api diharapkan semakin cepat dan efektif.

“Kami terus meningkatkan kesiapsiagaan. Dengan dukungan armada yang mumpuni, penanganan titik api bisa dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak meluas dan dampaknya dapat diminimalkan,” tutupnya.

Reporter: Ifan Ar Uzan