Pemko Pekanbaru Perjuangkan PPPK Paruh Waktu Menjadi Penuh Waktu
PEKANBARU – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru terus berupaya meningkatkan kesejahteraan pegawai dengan memperjuangkan perubahan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi PPPK penuh waktu.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, mengatakan pemerintah kota saat ini tengah menyiapkan berbagai langkah terkait pengelolaan kepegawaian, termasuk proses penerimaan aparatur sipil negara (ASN) dan upaya peningkatan status PPPK paruh waktu.
Menurut Agung, Pemko Pekanbaru telah menunjukkan komitmen besar dalam memberikan kesempatan kepada tenaga honorer melalui skema PPPK paruh waktu. Bahkan, Pekanbaru menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Riau yang mengakomodasi seluruh tenaga honorer yang memenuhi persyaratan tanpa ada yang ditolak.
"Saat ini, kami sedang berupaya dan memperjuangkan agar PPPK paruh waktu dapat menjadi PPPK penuh waktu. Selain itu, proses penerimaan ASN juga terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Agung, Rabu (10/6/2026).
Ia menyebutkan, lebih dari 5.000 tenaga PPPK paruh waktu telah diajukan oleh Pemko Pekanbaru pada tahun lalu. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibandingkan daerah lain di Provinsi Riau.
"Rata-rata pemerintah daerah lain hanya mengajukan sekitar 1.000 hingga 1.500 orang karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah," katanya.
Agung menilai langkah tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan kepastian status kepada tenaga honorer yang telah lama mengabdi di lingkungan pemerintahan.
Karena itu, ia mengajak para PPPK paruh waktu untuk tetap bersyukur dan terus mendukung berbagai upaya yang sedang dilakukan pemerintah.
"Kami berharap PPPK paruh waktu ini nantinya dapat menjadi PPPK penuh waktu sehingga kesejahteraan dan kepastian kerja mereka semakin baik," tuturnya.
Pemko Pekanbaru berkomitmen untuk terus memperjuangkan peningkatan status PPPK paruh waktu melalui koordinasi dengan pemerintah pusat serta menyesuaikan kemampuan keuangan daerah agar kebijakan tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.