ROHUL - Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu menggelar Perayaan Hari Ulang Tahun ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) tingkat Kabupaten Rokan Hulu bersempena dengan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dipusatkan di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Kamis (21/5/2026).
Mengusung tema "Guru TK Sejahtera, Taman Kanak-Kanak Berkualitas Sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun", kegiatan ini dihadiri Bupati Rokan Hulu yang diwakili Pj Sekda H. Yusmar, Bunda PAUD Kabupaten Rohul dr. Yenni Dwi Putri Anton, Plt Kepala Disdikpora Alreza Ahyu, Kepala Diskominfo Suharman, para camat se-Kabupaten Rokan Hulu, Bunda PAUD kecamatan, organisasi pendidikan, serta guru TK dan PAUD dari 16 kecamatan.
Suasana penuh semangat dan kebersamaan tampak mewarnai peringatan HUT IGTKI ke-76 tersebut. Para guru TK dan PAUD hadir mengenakan pakaian seragam olahraga berwarna-warni, menambah semarak acara yang juga dirangkai dengan berbagai kegiatan edukatif, hiburan, kuis, perlombaan.
Dalam sambutannya, Pj Sekda Rokan Hulu H. Yusmar menyampaikan apresiasi dan penghargaan tinggi kepada seluruh guru TK dan PAUD atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi bangsa sejak usia dini.
"Guru TK dan PAUD memiliki peran yang sangat luar biasa. Dengan penuh kesabaran dan kelembutan, mereka mendidik anak-anak sejak usia dini. Pendidikan di tingkat PAUD dan TK merupakan pondasi atau dasar dalam membentuk generasi yang cerdas dan berkarakter," ujar Yusmar.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, namun juga bagaimana karakter dan mental anak dibangun sejak dini melalui sentuhan para guru PAUD dan TK.
Ia menegaskan bahwa guru bukan sekadar mengajarkan membaca dan menulis, melainkan juga menanamkan nilai moral, kedisiplinan, kemandirian, serta membangun rasa percaya diri anak-anak sebelum memasuki jenjang pendidikan dasar.
"Pemerintah daerah tentu memberikan dukungan dan apresiasi atas pengabdian para guru. Semoga para pendidik terus semangat dalam menjalankan tugas mulia untuk membentuk generasi penerus yang berkualitas," tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Disdikpora Kabupaten Rokan Hulu, Alreza Ahyu, mengatakan bahwa momentum HUT IGTKI ke-76 menjadi bagian penting dalam memperkuat peran pendidikan anak usia dini di Kabupaten Rokan Hulu.
"Hari ini seluruh perwakilan guru TK dari 16 kecamatan hadir mengikuti berbagai rangkaian kegiatan. Ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum memperkuat peran guru TK dalam membangun fondasi pendidikan anak usia dini," jelas Alreza, saat di wawancarai oleh awak media.
Ia menyebutkan bahwa saat ini pemerintah tengah mendorong program wajib belajar 13 tahun yang mencakup satu tahun pendidikan pra-SD. Karena itu, keberadaan guru TK dan PAUD dinilai sangat strategis dalam mempersiapkan anak sebelum memasuki pendidikan dasar.
"Kebijakan wajib belajar 13 tahun ini mencakup satu tahun pra-SD. Di sinilah peran besar guru-guru TK dalam mempersiapkan anak-anak sebelum memasuki pendidikan dasar," katanya.
Selain kegiatan seremoni, acara juga dirangkai dengan pemotongan tumpeng oleh Bunda PAUD Kabupaten Rokan Hulu, penyerahan SK kepengurusan IGTKI yang baru terpilih oleh Plt. Kepala Disdikpora, sebagai bentuk penyegaran kepengurusan di 16 kecamatan se-Rokan Hulu.
Melalui momentum HUT IGTKI ke-76 ini, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berharap seluruh tenaga pendidik TK dan PAUD semakin solid, kreatif, dan profesional dalam mendukung terwujudnya program wajib belajar 13 tahun demi kemajuan pendidikan dan lahirnya generasi unggul di Negeri Seribu Suluk.***