Sudah 23 Hari Ali Azhar Menghilang, Sang Ibu Hanya Ingin Anak Pulang

Kamis, 16 Oktober 2025 | 18:51:17 WIB
Ali Azhar, pemuda asal Panam, Pekanbaru, telah 23 hari tak pulang sejak Rabu sore, 24 September 2025.

PEKANBARU - Sudah 23 hari Ali Azhar tak pulang. Sejak Rabu sore, 24 September 2025, pemuda berusia dua puluhan tahun itu meninggalkan rumahnya di kawasan Panam, Pekanbaru, tanpa membawa apa pun kecuali sarung kuning yang melilit tubuhnya.

Tak ada sandal, tak ada ponsel, tak ada pesan perpisahan.

“Ibu hanya ingin Ali pulang… ke rumah, ke pelukan kami,” kata Molek Nur, ibu kandung Ali, dengan suara bergetar menahan tangis.

Ali adalah putra kedua dari lima bersaudara. Ia dikenal sebagai sosok periang, meski belakangan terlihat sering melamun.

“Kadang Ali suka tersenyum sendiri, kadang diam lama di teras. Tapi dia bukan anak nakal,” tutur Molek.

Sore itu, sekitar pukul empat, Ali berpamitan singkat. Tak lama kemudian, keberadaannya tak lagi diketahui. Keluarga langsung mencari ke berbagai tempat—dari Jalan Soebrantas, Garuda Sakti, hingga Delima.

“Kami tanya ke warung-warung dan teman-temannya, siapa tahu ada yang lihat. Tapi semua bilang tidak tahu,” ujar Aidil, kakak Ali.

Keluarga kemudian melapor ke polisi setelah muncul kabar ada seseorang tercebur ke got di Gang Gembira, Jalan Suka Karya, Kualu Panam. Polisi bersama RT, RW, dan warga ikut mencari selama dua hari penuh, namun hasilnya nihil.

Harapan sempat tumbuh saat sebuah kamera CCTV warga merekam sosok mirip Ali berjalan cepat menuju arah got. Namun rekaman itu terputus tiba-tiba.

“CCTV-nya berhenti di situ, tak ada kelanjutan. Seolah dia hilang begitu saja,” ucap Molek lirih.

Sejak hari itu, keluarga Ali tak pernah benar-benar tidur nyenyak. Mereka terus menyusuri setiap kabar yang masuk.

“Kami sudah buat selebaran, ditempel di tiang-tiang dan warung. Sekarang fokus pencarian kami di sekitar Jalan Sudirman,” kata Molek.

Baru-baru ini, seorang tukang parkir di bawah jembatan flyover dekat Mall SKA mengaku melihat sosok menyerupai Ali.

“Katanya, ada anak muda berkaus gelap duduk sendirian di bawah jembatan. Kami langsung ke sana malam itu juga, tapi dia sudah tidak ada,” cerita Aidil.

Bagi Molek, pencarian ini bukan lagi soal waktu, melainkan harapan dan rindu terdalam seorang ibu.

“Apa pun keadaannya, Ibu cuma ingin Ali pulang. Kami semua menunggu,” katanya, parau.

Keluarga kini juga melibatkan komunitas ojek daring di Pekanbaru untuk membantu pencarian, bahkan membuat sayembara bagi siapa pun yang bisa memberi petunjuk.

Bagi siapa pun yang melihat atau mengetahui keberadaan Ali Azhar, mohon segera menghubungi:

???? 0895-3262-99498 (Aidil)

???? 0852-6504-1337 (Molek)

???? 0822-8371-9262 (Hafiz).(*)

Tags

Terkini