Pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah di Siak Berjalan Sukses, Kepala Balai Bahasa Riau Nyatakan Kepuasan

Kamis, 16 Oktober 2025 | 13:44:53 WIB

SIAK - Kepala Balai Bahasa Provinsi Riau (BBPR), Dr. Umi Kulsum, M.Hum., mengungkapkan rasa puas atas pelaksanaan kegiatan pengimbasan Revitalisasi Bahasa Daerah (RBD) Melayu Riau di Kabupaten Siak.

Kegiatan ini dilaksanakan oleh para Guru Utama kepada rekan sejawat serta siswa SD dan SMP, pasca Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Utama yang digelar pada 28—30 Juli 2025 lalu.

Hal itu disampaikan Umi Kulsum saat melakukan kunjungan ke SD Negeri 02 Kampung Dalam, Siak, Rabu (15/10/2025).

“Kami merasa puas dan senang dengan proses pengimbasan RBD di sejumlah sekolah. Siswa dan guru menunjukkan keseriusan mereka dalam pelestarian bahasa Melayu Riau. Ini terbukti dari penampilan yang sangat mengagumkan,” ujar Umi.

“Luar biasa penampilan siswa, baik SD maupun SMP, dalam membawakan syair, komedi tunggal, mendongeng, puisi, Arab Melayu, pidato, hingga menulis cerpen,” tambahnya.

Umi bersama tim Pemodernan dan Pelindungan Bahasa dan Sastra (Molinbasra) BBPR juga melakukan pemantauan kegiatan pengimbasan di sejumlah sekolah, antara lain SMPN 1 Siak, SMPN 2 Siak, SMPN 3 Siak, SDN 08 Kampung Rempak, SDN 02 Kampung Dalam, dan SDN 01 Benteng Hulu, pada 14–15 Oktober 2025.

Ia berharap Kabupaten Siak dapat mengirimkan siswa terbaiknya untuk berpartisipasi dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Provinsi Riau bersama delapan kabupaten/kota lainnya pada November 2025 di Pekanbaru.

Siak Bertekad Jadi Juara FTBI Riau 2025

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Siak, Fakhrurrozi, M.Pd., menyambut langsung kunjungan Kepala BBPR pada Selasa (14/10/2025).

Menurutnya, Kabupaten Siak siap dan bertekad menjadi juara dalam ajang FTBI Tingkat Provinsi Riau 2025.

“Kami mendukung penuh proses seleksi di tingkat kabupaten yang akan digelar minggu depan. FTBI Siak ini bertujuan menjaring anak-anak berbakat dalam penggunaan bahasa Melayu Riau untuk tampil di tingkat provinsi pada 8—11 November 2025 di Pekanbaru,” ujar Fakhrurrozi.

Ia menambahkan, proses seleksi akan dilakukan secara ketat dan objektif.

“Kami yakin banyak anak Siak yang berbakat, baik di bidang syair atau tembang tradisi, pidato, puisi, mendongeng, komedi tunggal, menulis Arab Melayu, maupun cerpen,” ujarnya.

Selain itu, Kadisdikbud Siak menegaskan komitmennya untuk terus memajukan pendidikan hingga ke daerah terpencil.

“Dalam waktu dekat kami akan berkunjung ke Desa Teluk Lanus, Kecamatan Sungai Apit. Kami membawa tim serta berbagai program pendidikan untuk daerah tersebut. Untuk mencapai Teluk Lanus, kami harus menempuh perjalanan dengan kapal kecil selama tujuh jam dan bermalam di sana,” tutur Fakhrurrozi.(*) 

Tags

Terkini