Heboh! Masjid di Singapura Dikirimi Paket Berisi Daging Diduga Babi

Jumat, 26 September 2025 | 19:20:41 WIB
Mendagri Singapura K Shanmugam. (Connected to India/Connected to India)

SINGAPURA – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di Masjid Al-Istiqamah, kawasan Serangoon, Singapura, pada Rabu (24/9/2025) malam. Masjid tersebut menerima paket mencurigakan yang ternyata berisi sepotong daging yang diduga daging babi.

Menteri Dalam Negeri sekaligus Menteri Koordinator Keamanan Nasional Singapura, K Shanmugam, menyebut kasus ini sangat provokatif dan berpotensi mengganggu kerukunan antarumat beragama. “Kalau itu daging babi dan dikirim ke masjid, Anda bisa lihat implikasinya. Jauh lebih parah. Apa pun motifnya, ini seperti bermain api,” ujarnya, dikutip dari CNA, Kamis (25/9/2025).

Polisi bergerak cepat mengevakuasi masjid sebagai langkah pencegahan. Tim HazMat telah memastikan paket tersebut tidak mengandung zat berbahaya. Sementara itu, seorang staf masjid sempat mengalami sesak napas dan dibawa ke Rumah Sakit Umum Sengkang. Kondisinya kini dilaporkan membaik dan sudah dipulangkan.

Shanmugam menegaskan bahwa pihak berwenang akan menindak tegas pelaku. Ia juga mengungkap, sebelumnya pernah ada kasus serupa yang kini masih dalam penyelidikan. Untuk mencegah kejadian berulang, polisi meningkatkan patroli dan kunjungan rutin ke berbagai tempat ibadah.

Meski sempat heboh, kegiatan di Masjid Al-Istiqamah tetap berjalan normal. Salat berjemaah pada Kamis pagi berlangsung seperti biasa. Pihak masjid mengimbau jemaah untuk tetap tenang.

Dukungan lintas agama juga mengalir. Organisasi seperti OnePeople.sg, Inter-Religious Organisation (IRO), dan Harmony Circles menyuarakan keprihatinan serta menyerukan persatuan. “Tempat ibadah harus selalu menjadi ruang aman. Tindakan terhadap satu agama adalah tindakan terhadap semua agama,” tegas pernyataan IRO.

Shanmugam mengingatkan agar masyarakat tetap waspada dan tidak lengah. “Jika kita tidak berhati-hati, insiden seperti ini bisa memicu ketidakpercayaan dan perpecahan. Reaksi kita sangatlah penting,” katanya.(*)

Tags

Terkini