211.419 Siswa di Riau Terima Bantuan PIP 2025, Tokoh Pendidikan Apresiasi Pemerintah

Jumat, 26 September 2025 | 12:12:31 WIB
Ilustrasi

PEKANBARU – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menetapkan sebanyak 211.419 siswa di Provinsi Riau sebagai penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025.

Program ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam mendukung akses pendidikan yang merata, terutama bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Dengan adanya bantuan ini, siswa diharapkan dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala masalah biaya.

Berdasarkan data resmi, penerima bantuan PIP di Provinsi Riau terbagi dalam empat jenjang pendidikan, yaitu:

Siswa SD: 16.712 orang

Siswa SMP: 6.790 orang

Siswa SMA: 1.650 orang

Siswa SMK: 880 orang

Total keseluruhan penerima bantuan mencapai 211.419 siswa. Bantuan yang diberikan berupa dana pendidikan yang dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan sekolah, seperti membeli perlengkapan belajar, seragam, hingga mendukung biaya transportasi ke sekolah.

Tokoh pendidikan Riau, Eko Wibowo, S.Pd.I., M.Pd.Gr, mengapresiasi langkah pemerintah dalam menyalurkan bantuan PIP tahun ini. Menurutnya, kebijakan Presiden Prabowo Subianto melalui Kemendikdasmen merupakan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap dunia pendidikan.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian pemerintah terhadap pendidikan, khususnya bagi siswa dari keluarga tidak mampu. Program PIP ini membantu anak-anak kita agar tidak putus sekolah dan tetap bisa mengejar cita-cita mereka. Harapannya, ke depan pendidikan di Indonesia, khususnya di Riau, semakin maju dan merata,” ujar Eko Wibowo yang juga merupakan Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan DPD Pasukan 08 Riau ini.

Program Indonesia Pintar sendiri bertujuan untuk menekan angka putus sekolah serta meningkatkan angka partisipasi pendidikan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang terpaksa berhenti sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi.

Selain itu, pemerintah daerah bersama dinas pendidikan juga diharapkan aktif melakukan pengawasan agar bantuan yang dikucurkan benar-benar sampai kepada siswa yang berhak.(*)

Tags

Terkini