JAKARTA – Tuntutan masyarakat Riau untuk menjadi daerah istimewa bukan sekadar wacana politik semata, melainkan sebuah langkah serius yang terus digulirkan.
Ketua Umum Persatuan Masyarakat Riau Indonesia (PMRI), Rusli Effendi, menyatakan dukungan penuh terhadap terwujudnya Riau sebagai daerah istimewa. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara Sembang-sembang Daerah Istimewa di Gedung DPD RI, Jakarta.
“Hari ini saya selaku Ketum PMRI, bersama Ketum MKA LAMR Datuk Seri H. Marjohan Yusuf, Ketum DPH LAMR Datuk Seri H. Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah tokoh masyarakat, budayawan, akademisi, dan mahasiswa, melakukan pertemuan sekaligus kajian terhadap langkah-langkah yang perlu ditempuh agar keinginan masyarakat Riau menjadi daerah istimewa dapat terwujud,” ujar Rusli Effendi kepada awak media.

Lebih lanjut, Rusli Effendi menjelaskan bahwa dirinya bersama elemen masyarakat Riau akan terus melakukan pendekatan persuasif baik kepada pemerintah pusat maupun para wakil rakyat asal Riau.
“Di Jakarta saja, masyarakat Riau jumlahnya mencapai lebih dari dua juta orang. Belum lagi keterwakilan putra terbaik Riau yang ada di DPR RI, DPD, maupun jabatan fungsional penting di negeri ini. Karena itu, saya bersama Datuk Marjohan, Ketua MKA LAMR Riau, terus melakukan komunikasi dan diskusi dengan semua pihak. Riau layak menjadi daerah istimewa dengan segala pertimbangannya. Mohon dukungan dari semua pihak,” tutup Ketum PMRI yang juga menjabat sebagai Tenaga Ahli Utusan Khusus Presiden Bidang Ketahanan Pangan tersebut.**