INHU - Batas wilayah desa Aur Cina kecamatan Batang Cenaku kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) masih terkesan Disatroni oleh area Hak Guna Usaha (HGU) PT. Arvena Sepakat (AS).
Hal ihwalnya, sekira tahun 1997 silam, perusahaan tersebut masuk dan beroperasi dibawah perizinan pemerintah. Alhasil, masyarakat desa Aur Cina pun kebingungan terkait keberadaan desanya itu, terutama hal batas wilayah desa.
Hal ini juga sangat penting untuk diketahui oleh masyarakat. Sebab, adanya batas HGU yang jelas maka otomatis masyarakat tidak meragukan lagi dimana mereka bisa duduk dengan tenang, misal berkebun,bertani dan mengelola hamparan tanah wilayah desa.
Upaya memperjelas berlarut hingga saat ini. Diawali pada era pemerintahan Bupati Tamsir Rahman, Yopi Ariyanto hingga saat ini di pundak Bupati Inhu yang baru, Ade Agus Hartato masih juga belum diketahui tata batas wilayah desa dengan HGU PT. AS secara jelas.
Namun, saat ini dikatakan oleh beberapa masyarakat ada sedikit perubahan terkait sikap bupati Inhu, Ade Agus Hartanto yang merespons dengan baik persoalan tersebut. Bahkan menurut banyak sumber mengatakan bahwa Ade panggilan akrab Bupati Inhu, telah mengunjungi desa Aur Cina dan langsung melakukan cek and ricek ke lapangan.
Hal itu dibenarkan oleh Kades Aur Cina, Suherman, S.Kep.Ns saat dikonfirmasi Riaukarya.com, Jumat (8/8/2025) sekira pukul 17.00 WIB melalui sellulernya. Dikatakannya, untuk tata batas perusahaan terkait sudah jelas, hanya saja belum lama ini orang dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) dan Bupati Inhu sudah turun.
Bahkan Suherman juga menjelaskan terkait batas HGU yang dimaksud itu meliputi beberapa desa tetangga, seperti desa Kuala Kilan dan desa Pejangki. Dikatakannya lagi pengukuran sudah siap di batas desa Kuala Kilan, sedangkan untuk desa yang ia pimpin dan desa Pejangki belum siap.
" Kemaren orang BPN dan Bupati turun pak, langsung meninjau lapangan. Namun pengukuran batas tersebut baru clear di desa Kuala Kilan, sedangkan untuk Aur Cina dan Pejangki belum dan masih menunggu kelanjutan kegiatannya " ujarnya
" informasi terakhir di bulan Agustus ini kawan kawan dari tapem dan BPN bakalan turun lagi ke lapangan pejangki dan aur cina. Jadi memang kami sedang menunggu itu lagi pak " imbuh Kades Aur Cina.(by)