KUANSING – Festival pacu jalur di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau menjadi momen bagi masyarakat untuk meraup cuan. Pemerintah diminta untuk memprioritaskan pelaku UMKM lokal saat helat akbar budaya yang akan digelar pada 20 - 24 Agustus 2025 mendatang.
Demikian disampaikan Ketua DPRD Kuansing Juprizal, Sabtu (19/7/2025) pagi di Telukkuantan. Menurutnya, pelaku UMKM lokal harus ambil bagian dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah atau penyelenggara festival pacu jalur.
"Pemerintah harus memberikan porsi khusus untuk UMKM lokal ini. Beri mereka akses, prioritaskan mereka, kalau perlu, ada tempat khusus bagi UMKM lokal Kuansing ini," kata Juprizal.
Menurut Juprizal, langkah ini perlu dilakukan mengingat viralnya pacu jalur. Wisatawan domestik hingga mancanegara mulai berdatangan ke Kuansing dan jumlahnya akan terus bertambah saat event nasional di Tepian Narosa.
"Nah, ini kesempatan bagi Kuansing untuk mengenalkan produk-produk UMKM lokal, seperti makanan khas dan pelbagai ole-ole khas Kuansing. Untuk memudahkan wisatawan, maka perlu tempat khusus di Tepian Narosa," ujar Juprizal.
Dia menegaskan, dengan adanya perhatian khusus terhadap pelaku UMKM lokal, tentu sejalan dengan program pemerintah, yakni pemberdayaan masyarakat. Juprizal optimis, produk lokal akan mampu bersaing secara global.
"Nah, kita berharap pemerintah segera melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM lokal, kemudian penataan tempatnya. Porsi UMKM lokal ini harus lebih," kata Juprizal.
Setiap pelaksanaan event budaya pacu jalur, jutaan wisatawan datang ke Kuansing. Perputaran uang pun mencapai miliaran rupiah. Juprizal mendorong agar masyarakat Kuansing bisa bersaing dengan pedagang dari luar daerah.
"Dari festival pacu jalur ini, kita ingin sukses pelaksanaan, sukses prestasi dan sukses ekonomi kerakyatan. Uang yang berputar itu hendaknya dinikmati oleh masyarakat Kuansing," kata Juprizal.
"Jangan ada lagi muncul pameo 'hadiah ke Inhu, uang ke Sumbar dan sampah tinggal di Kuansing'. Karena itu, pemerintah harus memberikan perhatian khusus kepada pelaku UMKM lokal, sehingga ekonomi masyarakat kita terangkat," kata Juprizal mengakhiri.**