CIAMIS – Jajang, seorang guru honorer asal Dusun Pogorsari, Desa Kawalimukti, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terpaksa alih profesi menjadi tukang parkir setelah bertahun-tahun mengabdi tanpa kejelasan status kepegawaian.
Jajang yang sebelumnya mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris di sebuah sekolah di Tasikmalaya, kini mencari nafkah sebagai tukang parkir di kawasan Pasar Subuh Kawali.
“Ya, jadi tukang parkir tiap hari bisa dapat uang. Setidaknya penghasilannya halal,” ungkap Jajang saat ditemui harapanrakyat.com, Rabu (16/7/2025).
Jajang mengaku keputusannya bukan karena menyerah pada cita-cita menjadi PNS, tetapi karena kebutuhan hidup yang terus mendesak, sementara formasi untuk diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) belum juga tersedia untuknya.
Toha, salah satu warga Dusun Pogorsari, membenarkan bahwa Jajang telah lama mengabdi sebagai guru honorer. Namun karena belum juga ada kejelasan formasi P3K, Jajang akhirnya memilih pekerjaan lain untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari.
“Mudah-mudahan saja suatu saat nanti ada formasi untuknya,” harap Toha.