INHIL - Dalam rangka mendukung program prioritas nasional Asta Cita, khususnya di bidang ketahanan pangan, Polsek Kateman melaksanakan kegiatan penanaman jagung di Desa Tanjung Raja, Kecamatan Kateman, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau. Kegiatan ini merupakan bagian dari program hortikultura nasional yang digalakkan guna memperkuat swasembada pangan di tingkat lokal.
Penanaman dilakukan di lahan seluas 1 hektare milik Pemerintah Desa Tanjung Raja, yang berlokasi di wilayah Parit 20 Desa Tanjung Raja, Kecamatan Kateman.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2025, pukul 09.00 hingga 13.00 WIB, dengan melibatkan 40 peserta yang terdiri dari aparat Pemerintah Desa dan anggota kelompok tani. Hadir dalam kegiatan ini antara lain Kapolsek Kateman KOMPOL Ermanto, S.H., M.H.; Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Kateman Sdr. Ridudi Yoresta, S.P.; Kepala Desa Tanjung Raja Sdr. Sunardi, S.E.; Bhabinkamtibmas Desa Tanjung Raja Brigadir Ichsan Syahputra; Bhabinkamtibmas Desa Tritip Brigadir Ariyanto Ardi; Sekretaris Desa Tanjung Raja Sdr. M. Saubi; para Kepala Dusun dan Ketua RT Desa Tanjung Raja; Kelompok Tani Wanita; serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Kapolsek Kateman menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam sektor pertanian merupakan wujud sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya dalam aspek ketahanan pangan.
“Polri hadir bukan hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai mitra dalam pembangunan. Melalui program ini, kami ingin mendorong masyarakat untuk mengoptimalkan potensi lokal di bidang pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah Kateman,” ujar KOMPOL Ermanto.
Selain sebagai upaya mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga bertujuan membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat, meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi Polri, serta memperkuat citra Polri yang humanis, partisipatif, dan solutif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin termotivasi untuk berperan aktif dalam program-program pemerintah, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian yang berkelanjutan dan berbasis kemandirian lokal.**