Warga RT 34, Dusun Pegegas Khawatir Apabila Terjadi Hujan Deras, Pihak Terkait Diminta Tanggap

Senin, 27 Mei 2024 | 12:13:20 WIB

INHU - Warga RT 034 Dusun Pegegas, Kelurahan Pangkalan Kasai, Kecamatan Seberuda, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), merasa was-was dan khawatir apabila terjadi hujan deras di wilayahnya itu.

Pasalnya apabila terjadi hujan deras rumah mereka yang berada dipinggiran sungai akan mengalami kebanjiran. Ada sekitar belasan rumah yang sering terdampak banjir apabila hujan turun. Adapun penyebab utama rumah mereka acap kali kebanjiran pada saat hujan, karena sungai yang ada di pemukiman mereka terlalu dangkal akibat dipenuhi pasir yang terbawa arus air.

Bahkan kedalaman sungai hampir samarata dengan pelataran halaman rumah.

Baru-baru ini, banjir bandang lagi-lagi melanda pemukiman warga RT 034 Dusun Pegegas tersebut, sehingga dampaknya rumah mereka kembali dipenuhi material yang terbawa arus air," Ini bukan sekali dua kali terjadi, tapi hampir setiap turun hujan deras," ujar Repi Putra Yandi SH, salah seorang tokoh pemuda Pangkalan Kasai.

Menurut Repi, keluh kesah dan kekhawatiran masyarakat setiap kali hujan deras cukup beralasan, karena rumah mereka akan digenangi air dan lumpur yang sangat tebal apabila terjadi hujan. "Ini akibat dari gundulnya hutan baik dari bekas tambang batu bara maupun perusahaan sekitar dan masyarakat yang membuka lahan tampa meninggalkan pohon/hutan sebagai penyanggah air," ujarnya.

Salah satu rumah warga milik Teni yang paling terparah terdampak banjir, melalui putranya Dedi Apriadi sempat ditanyakan terkait banjir bandang yang selalu terjadi dipemukimannya itu, Dedi Apriadi sangat berharap, kedepan ada sentuhan dan perhatian pemerintah atau pihak terkait lainnya seperti  wakil rakyat dapat menangani sungai yang ada agar setiap hujan deras air yang turun tidak lagi masuk kepemukiman masyarakat.

"Ini terjadi sudah beberapa tahun lamanya, sempat dikeruk juga menggunakan alat dengan berat dari salah satu pengusaha namun belum maksimal, yang namanya pembersihan dan pendalaman sungai membutuhkan dana yang sangat besar," tandasnya.(sur)

Tags

Terkini