Inovasi Serdik Sespimen Polri, Door To Door Sosialisasi Cegah Karhutla dan Berikan Paket Vitamin dan Masker untuk Warga
INHU – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak hanya dilakukan melalui pemadaman api. Edukasi langsung kepada masyarakat hingga kepedulian terhadap kesehatan warga juga menjadi bagian penting dalam menghadapi dampak karhutla.
Hal tersebut ditunjukkan peserta didik (Serdik) Sespimmen Polri Dikreg ke-67 TA. 2026 yang melaksanakan Kuliah Kerja Profesi (KKP) di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu (Inhu), Polda Riau, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan pendekatan langsung kepada masyarakat melalui sosialisasi secara door to door. Para Serdik tidak hanya menyampaikan pesan pencegahan karhutla, tetapi juga membawa paket vitamin dan masker untuk dibagikan kepada warga yang terdampak kabut asap.
Kapolres Indragiri Hulu AKBP Eka Ariandy Putra, SH, SIK, M.Si melalui Kasi Humas Polres Inhu Aiptu Misran, SH mengatakan, kegiatan yang dilakukan para Serdik Sespimmen Polri tersebut merupakan bentuk kepedulian sekaligus inovasi dalam mendukung penanganan karhutla.
Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Karena itu, komunikasi secara langsung dengan warga menjadi salah satu cara untuk membangun kesadaran bersama agar masyarakat ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Melalui kegiatan door to door ini, masyarakat diberikan pemahaman secara langsung mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla. Selain itu, warga yang terdampak juga mendapatkan paket vitamin dan masker sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan mereka," ujar Aiptu Misran.
Dalam kegiatan tersebut, Serdik Sespimmen Polri bersama KBO Binmas Polres Inhu Ipda Ade mendatangi masyarakat untuk menyampaikan sosialisasi mengenai bahaya karhutla dan pentingnya menjaga lingkungan agar tidak terjadi kebakaran.
Pendekatan secara langsung dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkomunikasi dan menyampaikan kondisi yang mereka hadapi. Pesan pencegahan karhutla pun dapat disampaikan dengan lebih mudah karena dilakukan langsung di tengah lingkungan masyarakat.
Selain kegiatan door to door, para Serdik juga melaksanakan pembagian paket vitamin dan masker kepada masyarakat yang ditemui di jalan maupun sejumlah lokasi keramaian.
Tidak hanya itu, masyarakat juga diberikan flyer berisi informasi pencegahan karhutla. Materi tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat bagi warga untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di tengah kondisi rawan karhutla.
Kegiatan ini memperlihatkan bahwa penanganan karhutla tidak berhenti pada persoalan api dan lahan. Di balik asap yang muncul, terdapat masyarakat yang ikut merasakan dampaknya, sehingga aspek kesehatan dan keselamatan warga juga menjadi perhatian.
Melalui kolaborasi antara Serdik Sespimmen Polri dan jajaran Polres Inhu, kegiatan KKP tersebut sekaligus menjadi sarana menerapkan pengetahuan kepemimpinan dan pelayanan kepada masyarakat secara langsung.
Dengan pola pendekatan yang humanis, edukatif dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, diharapkan kesadaran warga untuk bersama-sama mencegah karhutla semakin kuat.
"Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat memahami bahwa pencegahan karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Dengan kepedulian dan partisipasi masyarakat, potensi terjadinya karhutla dapat ditekan," pungkas Aiptu Misran.(*)