Transformasi Lapas Bagansiapiapi Menjadi 'Pesantren', Gandeng KUA Tanah Putih Optimalkan Pembinaan Rohani WBP

Melalui langkah strategis, Lapas Bagansiapiapi resmi menjalin sinergi dengan KUA Kecamatan Tanah Putih untuk menggelar program penyuluhan agama Islam secara berkala.
Penulis: Abdul Arif Rusni
Selasa, 23 Juni 2026 | 14:32:12 WIB

UJUNG TANJUNG – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bagansiapiapi memperkuat komitmennya dalam memulihkan mental warga binaan. Melalui langkah strategis, Lapas Bagansiapiapi resmi menjalin sinergi dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Tanah Putih untuk menggelar program penyuluhan agama Islam secara berkala.

Koordinasi tatap muka dilaksanakan langsung di area Lapas untuk merumuskan jadwal, materi, serta teknis pelaksanaan pembimbingan. Program ini dirancang secara terstruktur agar menyentuh esensi pertobatan dan memberikan bekal mental spiritual yang kuat bagi WBP sebelum kembali ke masyarakat.

Pilar Penting Pemasyarakatan

Kepala Lapas Bagansiapiapi, Agus Imam Taufik, menegaskan bahwa siraman rohani merupakan hak mutlak warga binaan yang wajib dipenuhi.

"Kami ingin memastikan bahwa selama menjalani masa pidana, hak beribadah dan pendidikan keagamaan WBP terpenuhi dengan baik. Kerja sama dengan KUA Tanah Putih ini diharapkan membawa angin segar dan mempertebal keimanan mereka," ujar Agus.

Fokus Materi dan Transformasi Blok Hunian

Pihak KUA Tanah Putih menyambut baik kolaborasi ini. Mereka siap menerjunkan penyuluh agama terbaik secara rutin. Materi yang akan diberikan meliputi:

• Ibadah praktis: Panduan tata cara salat dan bersuci.

•Pengajian Al-Qur'an: Pemberantasan buta aksara hijaiyah.

•Motivasi spiritual: Fokus pada pembentukan akhlakul karimah (akhlak terpuji).

Seluruh kegiatan keagamaan dipusatkan di Masjid Baitul Muta'alim Lapas Bagansiapiapi. Melalui program intensif ini, pihak Lapas menargetkan area blok hunian tidak lagi sekadar tempat menjalani hukuman, melainkan bertransformasi menjadi lingkungan 'pesantren' tempat warga binaan memperbaiki diri dan mendekatkan diri kepada Tuhan.

Reporter: Abdul Arif Rusni