Danau Biru Dusun Sei Bangkar Potensi Wisata di Kabupaten Inhu

Selasa, 25 Juni 2019

Inilah danau biru bekas galian tambang batu bara yang berpotensi menjadi tempat wisata Inhu

INHU - Keberadaan dua buah danau yang masyarakat setempat menamakan Danau Biru, saat ini keberadaannya belum banyak diketahui publik. Danau yang terletak dikawasan Dusun Sei Bangkar Kecamatan Seberida tersebut apabila dikelola akan menjadi salah satu tempat rekreasi yang menjanjikan. 

Pasalnya selain tempatnya yang indah, juga air danau tersebut mempunyai warna air yang kebiru-biruan, sehingga warga setempat menyebutnya dengan nama Danau Biru. 

Menurut cerita warga setempat, didaerah itu banyak sekali terdapat danau. Namun danau yang paling indah adalah danau biru. Selain luas, danau tersebut mempunyai pemandangan yang cukup indah, apalagi jikalau dikelola untuk dijadikan sebuah objek wisata.

Danau Biru terbentuk sekitar 5 tahun silam, dimana proses terjadinya danau biru akibat bekas galian tambang batu-bara yang dikelola oleh PT Riau Bara Harum (RBH). Setelah tidak ada lagi penggalian batu-bara maka bekas galian tersebut membentuk menjadi sebuah danau, dan disekitar danau juga tumbuh pohon-pohon yang rindang sehingga menambah keindahan lokasi sekitar danau tersebut. 

Kepala Lingkungan lV Dusun Sei Bangkar, Juhendrizal saat dikonfirmasi via selulernya juga menerangkan, bahwa selama ini banyak masyarakat yang mengharapkan ada pihak - pihak terkait untuk mengelola danau tersebut menjadi sebuah objek wisata. 

Namun kendalanya kata Juhen, lokasi tersebut statusnya masih kepemilikan atas nama PT RBH.

" Kalau semisalnya pihak pemerintah daerah bisa memperjuangkan untuk mendapatkan hak pengelolaan saja, saya kira pemuda disini juga siap bersinergi dengan pemerintah untuk menjadikan danau tersebut sebagai tempat wisata yang berpotensi, " ulasnya. 

"Saya yakin, kalau tempat itu dapat dikelola dan menjadi objek wisata, para wisatawan akan banyak berkunjung ke Danau Biru, baik dalam maupun luar daerah. Dan hal lain tentunya dapat menjadi salah satu icon Indragiri Hulu, " tutup Juhendrizal. (ris)